Wasapadai Dua Hal Ini Saat Ingin Membeli Mercedes-Benz W204 dan W212 dengan Mesin M271 CGI

Wasapadai Dua Hal Ini Saat Ingin Membeli Mercedes-Benz W204 dan W212 dengan Mesin M271 CGI

Otomotif | BuddyKu | Rabu, 24 Agustus 2022 - 15:57
share

KabarOto.com - Pada 2010, pabrikan Mercedes-Benz mengganti teknologi kompresor (supercharger) menjadi turbo yang dinamai CGI (Charged Gasoline Injection). Teknologi baru itu disematkan pada 4 model, yakni C-Class varian C200 dan C250 ( W204) , serta E-Class varian E200 dan E250 ( W212) .

Apa istimewanya mesin dengan teknologi CGI tersebut ?

Jika sebelumnya bahan bakar disemprotkan lewat satu jalur kemudian dibagi ke 4 silinder , sekarang masing-masing silinder langsung diinjeksi sendiri-sendiri . Sehingga tarikan mesin lebih responsi f dan konsumsi bahan bakar lebih efisien , ujar Ade Susan , pemilik bengkel Benz Auto S ervice.

Ia pun menjelaskan, setelah mobil berumur lebih dari 10 tahun , ditemukan dua masalah yang memakan biaya cukup mahal jika rusak. Ingin ta h u apa saja hal tersebut ?

1. Gear Camshaft Adjuster

Mesin M721
Gear camshaft adjuster rusak karena telat mengganti oli mesin

Gear camshaft adjuster mesin M271 memang rata-rata sudah pada rusak dikarenakan bantalan per camshaft aus. D isebabkan telat mengganti oli mesin . Sebaiknya ganti oli mes in tiap 5.000 km sekali , ujar pria berbadan tinggi ini .

Ade menambahkan , gejala gear camshaft adjuster rusak adalah saat mesin dingin dan mobil di - starter, starter - nya panjang . Ada yang sampai terdengar suara kreekkk . Biaya suku cadang sama pasang Rp 7 juta hingga Rp 11 juta, tergantung merek suku cadangnya .

Memang jika mesin sudah panas , maka suara kasar di mesin hilang karena oli sudah naik . Jika tidak diperbaiki , berakibat pada resiko rantai ketengnya keluar jalur, akhirnya harus turun mesin .

2. ECU

Ecu mesin M271 Mercedes
ECU rusak umumnya karena terkena hawa panas

E CU mesin M271 juga sudah banyak yang pada rusak . Hal ini dikarenakan penempatan ECU di ruang mesin sehingga ECU terus menerus terkena hawa panas mesin . Selain itu , karena telat ganti aki juga bisa men yebabkan ECU rusak, karena aliran listrik tidak stabil , ujar Ade.

Gejalanya ECU dapat dilihat , saat mesin kondisi dingin lalu di-starter , suara mesin pincang . Tapi jika sudah panas mesin tidak pincang lagi . Kemudian indikator check engine menyala .

Ade mengatakan Jika ECU masih bisa diservis , maka akan memakan biaya Rp 4,5 juta . Tapi jika kerusakan sudah parah , maka ECU harus diganti dengan copotan eks Singapura de ngan harga di kisaran Rp 12 juta .

Sudah ta h u apa yang mesti diwaspadai saat ingin meminang Mercedes - Benz W204 dan W212 bermesin M271 dengan teknologi CGI?

Jika kalian mengalami hal yang sama , bisa hubungi Ade Susan di nom o r tel e pon 0812-1315-1425, atau langsung menyambangi bengkelnya di MGK Kemayoran Lantai 7.