WSBK Lebih Cuan, Kawasaki Ogah Gantikan Suzuki di MotoGP

WSBK Lebih Cuan, Kawasaki Ogah Gantikan Suzuki di MotoGP

Otomotif | BuddyKu | Jum'at, 27 Mei 2022 - 00:42
share

BARCELONA - Kawasaki buka suara mengenai rumor yang beredar soal akan menggantikan posisi tim Suzuki Ecstar di MotoGP. Pabrikan motor asal Jepang itu menyatakan dengan tegas tetap berkomitmen mengaspal di World Superbike (WSBK) lantaran lebih menguntungkan.

Niat Suzuki untuk hengkang dari MotoGP telah memunculkan banyak spekulasi soal siapa yang menggantikan tempat mereka. Sejumlah tim pabrikan seperti Aprilia dan Yamaha dirumorkan tertarik membentuk tim satelit untuk mengisi kekosongan.

Namun, ada satu tim pabrikan yang cukup kuat yang bisa menjadi pengganti Suzuki, yakni Kawasaki. Tim tersebut diketahui menjadi raja di ajang WSBK dengan total delapan gelar juara.

Selain itu, Kawasaki juga pernah ikut bertarung di MotoGP kendati memutuskan mundur pada 2009 karena alasan finansial. Lalu, pembalap andalan Kawasaki yakni Jonathan Rea berkali-kali menyatakan minat berkompetisi di MotoGP.

Sayangnya, kembalinya Kawasaki ke MotoGP sepertinya tidak akan terwujud. Sebab, Manajer Kawasaki Racing Team (KRT), Guim Roda, menegaskan pihaknya tidak tertarik bersaing di MotoGP.

Nilai jual dari paparan media yang dihasilkan WSBK sangat bagus dan itu menunjukkan kualitas Kawasaki. Di KRT, kami merasa itu membantu menjual banyak model motor lainnya, bukan hanya Ninja, kata Roda, dilansir dari Crash , Jumat (26/5/2022).

Secara teknis, di WSBK kami menggunakan model produksi massal, lebih logis untuk balapan dengan cara ini bagi kami daripada membuat sasis, mesin, atau aerodinamika baru setiap tahun seperti di MotoGP, imbuh pria asal Spanyol itu.

Untuk Kawasaki dan KRT lebih mudah mengelola sumber daya internal yang menghubungkan mereka dengan R&D dan produksi massal sepeda motor jalanan daripada mencoba membuat pertunjukan balap dengan motor yang tidak dapat dibeli oleh pelanggan untuk digunakan di jalan, pungkas Roda.

Ya, berbeda dengan MotoGP, WSBK memakai motor produksi massal untuk balapan. Pabrikan mendapat keuntungan langsung berupa promosi gratis terkait produk mereka di ajang WSBK. Berbeda halnya dengan MotoGP di mana tim mesti membangun sendiri motor prototipe.

Dengan begitu, sudah dipastikan Kawasaki tidak akan menggantikan posisi yang ditinggal Suzuki di MotoGP 2023. Alhasil, tim satelit Aprilia atau tim satelit kedua dari Yamaha yang akan bersaing memperebutkan slot itu.