Loading...
Loading…
Bus Listrik Merah Putih Buatan Perguruan Tinggi Nasional Siap Dukung KTT G20

Bus Listrik Merah Putih Buatan Perguruan Tinggi Nasional Siap Dukung KTT G20

Otomotif | kabaroto.com | Selasa, 24 Mei 2022 - 17:00

KabarOto.com - Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan KTT G20 yang berlangsung November 2022 di Bali. Dalam pertemuan para pemimpin negara di dunia tersebut, rencananya akan menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasionalnya. Mulai dari mobil penumpang, bus sampai kendaraan untuk pengangkut barang diupayakan menggunakan tenaga listrik.

Hampir seluruh merek otomotif Indonesia, menghadirkan kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Tak hanya Agen Pemegang Merek (APM) mobil yang hadirkan kendaraan listrik, Perguruan tinggi Tanah Air juga menghadirkan bus listrik untuk mendukung event tersebut.

Bus Listrik Merah Putih saat ini sedang dikembangkan oleh Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), diperkirakan akan rampung pada Oktober mendatang. Koordinator peneliti Bus Listrik Merah Putih Muhammad Nur Yuniarto dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengatakan, latar belakang pembuatan bus listrik ini untuk menunjukkan kemampuan riset dan pengembangan perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Bus listrik Merah Putih (Foto: Antara)

"Pembuatan bus listrik berjalan sejak Februari 2022, dan ditargetkan akan selesai pada bulan Oktober 2022 mendatang," jelas Nur. Pembuatan bus listrik ini, menurut dia adalah pengembangan lebih lanjut dari bus listrik buatan PT INKA, Inobus.

Baca Juga :
Diproduksi di Indonesia, 300 Mobil Listrik Wuling EV Akan Jadi Kendaraan Official KTT G20

Dosen Departemen Teknik Mesin ITS ini menambahkan, Inobus punya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 30%. "Sehingga membutuhkan bantuan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi untuk meningkatkan TKDN tersebut menjadi 60 persen," terangnya.

Tak hanya ITS, perguruan tinggi yang juga ikut mengembangkan bus listrik Merah Putih ini, adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Peran perguruan tinggi, menurut Nur adalah untuk meningkatkan TKDN, mulai dari membuat desain, sampai komponen suku cadang. Nur juga menambahkan, pengembangan Bus Listrik Merah Putih ini akan terus ditingkatkan usai digunakan untuk KTT G20. Rencananya, bus-bus ini setelah G20 akan digunakan di kota Surabaya dan Bandung.

Original Source

Topik Menarik

{