5 Cara Mudah Pasang Kabel Dinamo Ampere ke Aki Sesuai Jalurnya

5 Cara Mudah Pasang Kabel Dinamo Ampere ke Aki Sesuai Jalurnya

Otomotif | okezone | Sabtu, 26 Februari 2022 - 13:01
share

JALUR kabel dinamo ampere ke aki mobil cukup ribet bagi sebagian pengendara yang kurang paham. Perlu diketahui, dinamo ampere atau kerap disebut alternator adalah salah satu komponen elektromekanis pada mobil.

Fungsinya sendiri untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik dengan arus bolak-balik. Arus listrik ini kemudian dialirkan pada seluruh komponen mobil yang memerlukan listrik. Selain itu, dinamo ampere juga bertugas menjaga tegangan aki tetap stabil.

Namun, terkadang komponen ini bisa mengalami gangguan. Gangguan yang paling sering ditemukan pada dinamo ampere biasanya berkaitan dengan bagian kabelnya. Kabel penghubung ini bertugas mengalirkan arus listrik ke seluruh komponen mobil yang membutuhkan.

Lantas, bagaimana cara mengatasi kabel dinamo yang lepas? Untuk mengatasinya, simak ulasan berikut ini.

Pasang kabel pada kutub yang sesuai

Perlu dipahami, agar kabel dinamo ampere dapat bekerja dengan normal, masing-masing ujung kabel harus terpasang pada kutub yang sesuai, termasuk untuk kabel dinamo ampere yang terhubung dengan aki.

Jika kabel terpasang pada kutub yang salah, maka sistem kelistrikan akan terganggu. Sistem kelistrikan yang terganggu bukan hanya di sekitar aki, melainkan juga sistem kelistrikan mobil secara keseluruhan.

Dampaknya, penggunaan listrik yang menjadi lebih boros. Maka dari itu, pastikan kabel terpasang pada kutub yang tepat.

Infografis Tips Mobil Terbakar

Pasang kabel plus alternator dalam posisi yang tepat

Agar kabel tidak lepas, pasang kabel plus alternator pada posisi yang tepat. Biasanya, kerusakan pada kabel dipengaruhi oleh pemasangan kabel plus alternator yang salah. Dan bila dibiarkan, kabel bahkan bisa berisiko rusak bahkan putus.

Dalam proses pemasang kabel plus alternator dengan tepat tidak membutuhkan alat khusus. Cukup sesuaikan kabel plus dengan plus alternator yang ukurannya sesuai. Biasanya, kabel plus yang diperlukan memiliki ukuran yang lebih kecil dari plus alternator.

Sesuaikan penggunaan listrik pada mobil

Arus listrik yang dihasilkan oleh dinamo starter umumnya telah diatur agar memiliki kapasitas listrik tertentu. Untuk menjaga agar kinerja dinamo starter tetap optimal, kamu perlu memperhatikan penggunaan listrik pada mobil.

Penggunaan listrik yang berlebihan dan dilakukan secara terus menerus akan menurunkan kemampuan dinamo starter dalam melakukan konversi energi. Sehingga, produksi listrik pun menurun dan kebutuhan listrik pada mesin tidak tercukupi dan kabel dinamo ampere pun lebih mudah putus.

Maka dari itu, untuk mengganti kabel yang putus gunakanlah alat bantu seperti obeng. Terlebih dulu matikan mesin dan buka kap penutup mobil. Lepas baut kabel pada bagian atas aki. Terakhir, pasang kabel baru pada kepala aki.