Unik, Polisi Ungkap Pelaku Tabrak Lari dari Brosur Mobil Berumur 40 Tahun

Otomotif | inewsid | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 11:27
Unik, Polisi Ungkap Pelaku Tabrak Lari dari Brosur Mobil Berumur 40 Tahun

TOKYO, iNews.id -Kejadian aneh tapi nyata. Sebuah brosur mobil berumur 40 tahun membantu polisi mengungkap kasus tabrak lari. Peristiwa tersebut terjadi di Jepang.

Dilansir dari Carscoops , Kamis (6/1/2021), Polisi di prefektur Aichi, Jepang dihadapkan misteri korban tabrak lari. Polisi tidak memiliki bukti kuat selain rekaman buram kamera dasbord (dashcam).

Dalam rekaman tersebut, petugas sempat melihat sekilas bagian depan mobil mirip Toyota Aqua. Namun, setelah direka ulang tidak cocok dengan mobil yang digunakan pelaku.

Misaki Hamaguch ditugaskan meneliti unit mobil pelaku tabrak lari tersebut. Berdasarkan kisi-kisi pada grill dan lampu kabut yang menonjol dia tidak yakin itu adalah Aqua.

Pada akhirnya, dia menuju Departemen Kepolisian untuk melihat koleksi lebih dari 17.000 brosur otomotif. Brosur tersebut kemudian dibedah untuk digunakan sebagai bahan referensi dalam penyelidikan.

Untungnya kepolisan memiliki brosur lengkap dan koleksinya mencakup hampir setiap mobil di jalan-jalan Jepang. Hingga pada akhirnya, terkuak melalui penyamaan pada brosur dan rekaman, mobil itu sebenarnya adalah Toyota Yaris.

Diketahui, Hamaguchi merupakan orang yang tidak benar-benar menyukai mobil sebelum bergabung dengan kepolisian, tetapi dipaksa untuk mulai memperhatikan detail lebih baik karena pekerjaan.Ini aset dan senjata kami, kata Hamaguchi

Bersamaan dengan mencocokan foto bagian depan, belakang, dan samping kendaraan, departemen ini juga menyimpan lembar spesifikasi, ukuran, performa, fitur opsional, dan banyak lagi. Namun, untuk mobil modern, seringkali ada begitu banyak pilihan, sehingga polisi tidak perlu repot-repot memotong gambar dan hanya menyimpan brosur secara utuh.

Prefektur Aichi sekarang menerima permintaan dari departemen kepolisian lain untuk mengidentifikasi kasus sama. Ini adalah serangkaian bahan berharga yang dikumpulkan oleh generasi perwira berturut-turut dengan menjaga mata yang jeli, kata Hamaguchi.

Artikel Asli