Eksperimen Sony Bikin Mobil Berlanjut, Setelah Sedan Kini SUV

Otomotif | sindonews | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 06:11
Eksperimen Sony Bikin Mobil Berlanjut, Setelah Sedan Kini SUV

LAS VEGAS - Sony melanjutkan eksperimen membuat mobil. Setelah membuat mobil sedan di 2021 kini mereka melanjutkannya dengan menghadirkan SUV 7 kursi. Seperti sebelumnya mobil baru buatan Sony itu dirilis di ajang Consumer Electronic Show (CES) 2022 di Las Vegas, Amerika Serikat yang berlangsung sejak Rabu (5/1/2022) kemarin.

Disebutkan Paultan, mobil yang dinamakan Sony Vision-S 02 itu memiliki kemiripan desain dengan mobil pertama, Sony Vision-S 01. Yang membedakan hanyalah ukurannya yang kini jauh lebih membesar guna mengakomodir daya tampung yang lebih baik.

Perbedaan yang besar hanya terjadi pada eksterior yang kini dilengkapi dengan desain dashboard yang lebih canggih. Terdapat tiga layar sentuh di bagian tengah dashboard dan dua layar tambahan yang berfungsi menampilkan kondisi jalan yang ada di kiri dan kanan belakang mobil.

Panoramic roof atau atap yang seluruhnya terbuat dari kaca, membentang dari depan hingga ke belakang mobil. Alhasil ruangan interior jadi terlihat lapang karena seakan-akan terbuka dengan alam.

Sony juga berupaya menghadirkan teknologi canggih di mobil listrik itu. Misalnya memberikan sisytem audio canggih buatan Sony yakni Sony 360 Reality Audio. Fitur ini bisa mengakses layanan streaming musik dan film yang ada di Bravia Core.

Seperti mobil sedan sebelumnya, Sony Vision-S 02 juga bisa memainkan PlayStation dari jarak jauh. Meski konsol PlayStation tertinggal di rumah, pemilik mobil bisa memainkannya dari dalam mobil.

Fitur paling baru justru adalah pemasangan kamera khusus yang mendeteksi wajah di dalam mobil. Kamera itu membuat pengemudi dan penumpang melakukan perintah suara dan gerakan khusus guna mengakses berbagai fitur yang ada di dalam mobil.

Berkat kamera itu juga mobil bisa mengaktifkan memori pengaturan berkendara yang biasa dilakukan oleh pengemudi. Mulai dari ketinggian palang kemudi, mode berkendara favorit hingga pilihan hiburan yang paling sering dipilih.

Sony juga mengklaim mobil ini dapat berjalan otonom. Hal itu didapat berkat pemasangan 40 titik sensor di seluruh badan mobil. Termasuk kamera dan LIDAR yang ada di bagian depan mobil. Kemampuan otonom mobil itu diklaim mencapai Level 2.

Keberhasilan Sony membuat 2 mobi, sedan dan suv, tentunya makin membuat banyak orang bertanya-tanya kenapa mobil itu cuma sekadar dipajang? Sony sendiri memberikan jawaban berbeda di CES 2022. Kali ini mereka mengatakan akan membuat divisi khusus yakni Sony Mobility sebagai persiapan untuk masuk ke bisnis mobil listrik yang semakin berkembang belakangan ini.

Jadi ke depannya kedua mobil buatan Sony itu bisa saja dimiliki oleh masyarakat.

Artikel Asli