Ini Target Enea Bastianini di MotoGP 2022

Otomotif | kabaroto.com | Published at Selasa, 28 Desember 2021 - 14:00
Ini Target Enea Bastianini di MotoGP 2022

KabarOto.com - Memulai musim baru sebagai rider tim Gresini Racing, Enea Bastianini memiliki target tersendiri di persaingan MotoGP 2022.

Bastianini yang memulai debutnya di MotoGP 2021 lalu terbilang cukup menarik perhatian. Pasalnya, dalam paruh musim lalu dirinya mampu memberikan kejutan di GP San Marino dengan memulai balapan dari posisi ke-16 dan mengakhirinya di posisi ke-3.

Bastianini jajal Desmosedici GP21 untuk pertama kalinya

Pembalap berjulukan La Bestia itu sedianya memulai musim baru bersama tim Gresini Racing yang akan menggunakan motor Ducati Desmosedici GP21. Dirinya juga sudah melakukan tes pramusim dan merasa puas dengan kualitas motor musim lawas itu. Jika melihat dari performa motor spek 2021 itu, Bastianini diyakini dapat bersaing di lima besar secara konsisten.

"Saya sudah mencoba motor 2021, jauh lebih mudah daripada model 2019. Tetapi, DNA Desmosedici yang saya kendarai itu tidak berbeda jauh. Saya ingin berada di posisi lima teratas pada setiap balapan. Mengambil beberapa langkah maju dan mencoba untuk menaklukkan sebuah kemenangan," ungkap Enea Bastianini.

pada musim 2021, Bastianini turut berkontribusi meraih gelar juara konstruktor Ducati berkat raihan podium ketiga dalam dua balapan di Misano saat menunggangi Desmosedici GP19.

Bastianini pede dengan performa motor musim 2021

Melihat hal tersebut, mantan rider Avintia Esponsorama Racing itu bakal mengincar posisi yang lebih baik ke depannya. Apalagi dirinya bakal membawa Desmosedici GP21 yang mengantar Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) mampu bersaing untuk memperebutkan gelar juara dunia.

Walaupun dirinya gagal untuk meraih gelar rookie of the year usai finis ke-8 di GP Valencia. Rasa kecewa sudah hilang berganti dengan rasa syukur karena mampu merasakan podium pada musim debutnya.

"Saya sangat senang dengan musim lalu. Awalnya, itu sangat rumit karena saya harus mempelajari MotoGP secara bertahap. Tentu, kelas ini sangat berbeda dengan Moto3 dan Moto2. Saya berjuang keras untuk meraih gelar best rookie pada balapan penutup. Tetapi, Jorge Martin sangatlah kuat. Walaupun gagal, saya bersyukur bisa merasakan podium di tahun debut saya di MotoGP," tutup Bastianini.

Artikel Asli