Krisis Identitas, Wajah Toyota Fortuner Diubah Jadi Lamborghini Urus

Otomotif | sindonews | Published at Senin, 29 November 2021 - 23:00
Krisis Identitas, Wajah Toyota Fortuner Diubah Jadi Lamborghini Urus

PAKISTAN - Modifikasi mengejutkan dilakukan oleh rumah modifikasi asal Pakistan, Rahim Impex saat mengubah tampilan wajah Toyota Fortuner menjadi Lamborghini Urus. Di akun Instagram resmi milik mereka, Rahim Impex menyebutkan jika mobil Toyota Fortuner berwajah Lamborghini Urus itu adalah yang pertama di Pakistan.

Bisa jadi juga mobil SUV 7 baris dari Toyota yang dimiliki Rahim Impex itu adalah yang pertama di dunia memiliki tampilan wajah Lamborghini Urus.

Awalnya banyak orang yang menduga modifikasi itu hanyalah editan semata. Hanya saja Rahim Impex kemudian mengunggah video dengan mobil itu di akun Instagram yang sama.

Wajah Toyota Fortuner yang dimodif oleh Rahim Impex memang berubah total. Bahkan Rahim Impex lebih berani dengan membuat grille Lamborghini Urus itu jadi lebih tajam dengan desain yang lebih lancip di bagian muka.

Bahkan agar terlihat sama dengan wajah Lamborghini Urus, Rahim Impex memasang bola radar tepat berada di bagian tengah kisi-kisi saluran udara grille mobil. Meski kuat dengan nuansa Lamborghini Urus, Rahim Impex tetap memasang emblem Fortuner di bagian ujung kap mesin.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh RAHIM IMPEX (@rahimimpexmotorsports)

Sayangnya modifikasi wajah itu tidak diikuti di bagian lainnya. Rahim Impex tetap mempertahankan bagian lain mulai dari body samping hingga bagian belakang mobil. Sayangnya Rahim Impex juga tidak mengunggah foto bagian dalam Toyota Fortuner dengan muka Lamborghini Urus itu.

Hanya saja Rahim Impex memberikan elemen lain di mobil itu agar terlihat istimewa berupa sistem tata lampu yang lebih eksotis.

Nah, jika Anda tertarik dengan gaya modifikasi ini, Anda bisa menirunya dengan menghubungi beberapa rumah modifikasi yang tersedia di Ibu Kota. Tentu mobil Anda akan tampil beda dan juga bikin bingung karena mengalami krisis identitas.

Artikel Asli