Toyota Klaim, Mobil Listrik C+POD dan COMS Sudah Dijajal 700 Orang

Otomotif | kabaroto.com | Published at Jumat, 26 November 2021 - 05:30
Toyota Klaim, Mobil Listrik C+POD dan COMS Sudah Dijajal 700 Orang

KabarOto.com - Toyota pada Maret 2021 lalu menghadirkan EV Smart Mobility bernama C+POD dan COMS. Mobil mungil ramah lingkungn itu menjadi kenxaraan di lokasi wisata, dan Bali menjadi daerah yang dituju.

Mobil tersebut pun tersedia untuk dicoba wisatawan yang mengunjungi Nusa Dua Bali. Toyota Astra Motor mengklaim, kendaraan tersebut sudah dicoba oleh 700 orang.

Hal itu dinyatakan oleh Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto. Pria berkacamata ini menambahkan, model BEV Toyota yaitu C+POD dan COMS digunakan agar menjadi satu ekosistem BEV lengkap, dimana masyarakat bisa memiliki pengalaman bermobilitas yang optimal dengan kendaraan elektrifikasi yang berada di komplek area wisata, dan untuk mendukung wisata ramah lingkungan.

"Sejak diluncurkan hingga saat ini, sudah lebih dari 700 orang telah mencoba unit BEV Toyota di Nusa Dua, Bali," jelas henry di pameran Indonesia Electric Motor Show (IMES) 2021, di Puspitek, Serpong Tangerang Selatan.

Toyota menurut dia akan terus meningkatkan EV Smart Mobility mereka ke ranah destinasi wisata lainnya di Indonesia, sebagai upaya mempopulerkan kendaraan elektrifikasi bagi masyarakat. "Kita sedang persiapkan untuk di wilayah Danau Toba, Sumatera Utara," kata dia menjelaskan.

Pabrikan dengan penjualan terbanyak di Indonesia ini juga akan terus berkomitmen, menghadirkan kendaraan listrik, yang nanti bisa dipilih oleh masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

"Toyota juga akan terus menghadirkan berbagai pilihan kendaraan ramah lingkungan untuk mendukung mobilitas masyarakat," papar Henry kepada media.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah berkolaborasi dengan taksi Bluebird, untuk PHEV Bluebird sebagai salah satu langkah untuk semakin mempopulerkan teknologi ini.

"Untuk Bluebird sendiri, areanya ini masih hanya digunakan di Jakarta saja dan kita baru coba empat unit saja,"tambah dia. Dan ke depan, tidak tertutup kemungkinan akan berlanjut untuk ekosistem ini.

Artikel Asli