Pakai Motor Listrik, Terbebas Uji Emisi dan Pajak Karbon

Otomotif | inewsid | Published at Minggu, 14 November 2021 - 15:13
Pakai Motor Listrik, Terbebas Uji Emisi dan Pajak Karbon

JAKARTA, iNews.id Pemerintah mendorong elektrifikasi kendaraan untuk mengurangi dampak emisi carbon. Ini juga digaungkan di GIIAS 2021.

Berbagai peraturan diterapkan pemerintah secara bertahap untuk membatasi kendaraan berbahan bakar minyak (internal combusion engine/ICE). Salah satunya peraturan Uji Emisi untuk kendaraan bermotor berbahan bakar fosil (internal combusion engine/ICE).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengimplementasikan pajak karbon pada 1 April 2022 dalam Rancangan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (RUU HPP). Pungutan pajak baru ini dikenakan terhadap badan yang bergerak di bidang pembangkit listrik tenaga uap batubara dengan tarif Rp 30 per kilogram karbon dioksida ekuivalen (CO2e) atau satuan yang setara.

Dalam RUU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) tarif minimum pajak karbon ditetapkan Rp75 per kg CO2e, dan kini turun menjadi Rp30/kg CO2e.

Ke depan jika hasil uji emisi kendaraan tidak memenuhi batas yang telah ditetapkan dapat dikenakan sanksi tilang. Penerapan uji emisi membuat repot karena antrean kendaraan yang ingin menguji emisi secara gratis membludak. Bila uji emisi secara mandiri di bengkel swasta masyarakat harus merogoh kocek lebih.

Di samping itu, pajak kendaraan bermotor berbahan bakar fosil akan terus naik (carbon tax) dan wacana biaya parkir untuk kendaraan ICE ke depan lebih mahal.

Menanggapi itu, banyak merek kendaraan listrik lokal menunjukkan komitmennya menjadikan Indonesia ramah lingkungan dan bebas dari karbon. Hery, public relations United E Motor, produsen sepeda motor listrik Indonesia mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk mendorong masyarakat Indonesia menuju elektifikasi kendaraan.

"Kami sangat mendukung kebijakan pemerintah. Pada November ini United E-Motor membuat program Test Drive & Win, untuk memberikan kesempatan kepada konsumen mencoba sepeda motor listrik. Sebagai apresiasi kami akan memberikan hadiah seperti sepeda. Intinya, kami mendukung pemerintah dalam elektrifikasi kendaraan memberikan kesempatan terbaik kepada masyarakat beralih ke sepeda motor listrik yang notabene bebas timbal polusi," ujarnya.

Dia menegaskan dengan menggunakan motor listrik konsumen tidak perlu perawatan berkala, seperti kendaraan bermesin bahan bakar konvensional.

"Kami berusaha mengelektirifikasi kendaraan masyarakat Indonesia. Masyarakat akan menikmati pengalaman berkendara menyenangkan sambil berkontribusi menjadikan lingkungan bebas polusi ke depan," kata Hery.

Diketahui, sebagai produsen sepeda motor listrik lokal United E-Motor telah mengembangkan jaringan store di beberapa kota Indonesia, yakni Jakarta, Tangerang Surabaya dan Denpasar. United meramaikan pasar motor listrik beserta merek lainnya, antara lain Gesits, Selis, Viar, Ecgo.

Artikel Asli