Penasaran dengan Bayaran Mbak-Mbak SPG GIIAS? Ternyata Segini Bocorannya

Otomotif | sindonews | Published at Senin, 15 November 2021 - 08:35
Penasaran dengan Bayaran Mbak-Mbak SPG GIIAS? Ternyata Segini Bocorannya

TANGERANG - Pameran otomotif Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2021 selalu khas Sales Promotion Girl (SPG) di setiap booth dari brand merek ternama produk mobil atau motor.

SPG bertugas selalu siap di garda terdepan dan harus tetap berdiri tegap melayani para pengunjung yang bertugas berdiri memperkenalkan produk pemegang merek atau APM.

Hadang Duet Raize dan Rocky, Honda SUV RS Concept Rilis 2022?

Salah satu SPG di salah satu booth mobil Fransisca, 23, mengaku senang berpartisipasi di GIIAS setelah sebelumnya sempat absen karena pandemi Covid-19.

"Untuk fee atau bayarannya, per shift (5-6 jam). Setiap shift di angka Rp400 ribu-Rp500 ribu. Tinggal dikalikan dengan berapa kali kita masuk. Misalnya, sehari hanya ambil 1 shift. Maka Rp500.000 x 11 hari maka mendapat Rp5,5 juta. Kalau sehari 2 shift, total bisa Rp11 juta," kata Franssica kepada MNC News Portal.

Bayaran masing-masing SPG memang bisa berbeda. Vina, salah satu SPG lainnya, bercerita bahwa bayaran terbesar ada di SPG brand mobil premium Jepang. "Satu shift bisa mencapai Rp2 juta. Jadi, kalau sehari mengambil 2 shift selama 11 hari, satu orang bisa mengantongi Rp44 juta," ungkapnya.

Fransisca menyampaikan, dengan bayaran yang cukup besar ia tidak merasa keberatan harus berdiri selama kurang lebih 5 jam per hari. "Lumayan banget untuk nambah-nambah kebutuhan. Menyenangkan, terkadang kita lelah tapi harus tetap semangat nanti juga kita ganti-gantian," ujarnya.

Francisca menyebutkan awal mula dirinya bisa menjadi SPG dengan mendaftarkan diri di salah satu agensi tenama yang biasa menghandle untuk kegiatan event besar.

Wuling Almaz RS Jadi Primadona, Ini Detail Promo dan Penawaran Wuling di GIIAS 2021

"Saya kemarin lewat agensi sih daftar sendiri, tapi terkadang ya ada juga dapat informasi dari teman-teman," paparnya. Meski demikian, dirinya berharap berbagai pagelaran atau event nasional dan nasional bisa kembali bangit dan menjadi angin segar untuk pelaku event.

Artikel Asli