Loading...
Loading…
Motor Listrik Bekas Kendaraan Ramah Lingkungan Bisa Didaur Ulang

Motor Listrik Bekas Kendaraan Ramah Lingkungan Bisa Didaur Ulang

Otomotif | limapagi.id | Jumat, 24 September 2021 - 12:30

LIMAPAGI - Mobil EV dikenal sebagai kendaraan yang ramah lingkungan lantaran penggeraknya berasal dari motor listrik. Namun, jika komponen itu sudah tidak terpakai, bisa membuat pencemaran lingkungan juga.

Maka dari itu, solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mendaur ulang. Hal ini yang tengah dikembangkan oleh Nissan Motor bersama Universitas Waseda, Jepang.

Dilansir dari Autofutures , Jumat, 24 September 2021, Nissan dan peneliti Universitas Waseda mencoba mendaur ulang senyawa Rare Earth Element (REE) dengan kemurnian magnet motor kendaraan listrik yang tidak terpakai.

Rare Earth Element adalah senyawa penting yang digunakan untuk berbagai produk. Biasanya, elemen ini terdapat pada ponsel hingga alat-alat transportasi.

Nissan bahkan sudah mengurangi penggunaan REE pada magnet motor listrik sejak 2010. Pabrikan mendaur ulang REE dengan menghilangkan magnet dari motor yang tidak memenuhi standar produksi.

Maka itu, pengembangan yang sederhana ini bisa menjadi sangat penting untuk mencapai peningkatan daur ulang di masa depan. Nissan juga berjanji akan terus mengembangkan sistem daur ulangnya.

Seperti diketahui, Nissan sudah berkolaborasi dengan Universitas Waseda sejak 2017 untuk meneliti daur ulang dan peleburan logam non-ferrous. Pada Maret 2020 mereka berhasil menemukan proses pyrometallurgy yang tidak memerlukan pembongkaran pada motor.

Proses ini dapat memulihkan 98 persen REE motor dan mengurangi waktu kerja sekitar 50 persen dibandingkan dengan metode saat ini. Sehingga, tidak perlu adanya proses melepas atau membongkar magnet motor lagi.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{