Mobil Otonom Tabrak Atlet Paralimpiade, Toyota Minta Maaf dan Peringatkan Bahaya Autonomous

inewsid | Otomotif | Published at 13/09/2021 12:01
Mobil Otonom Tabrak Atlet Paralimpiade, Toyota Minta Maaf dan Peringatkan Bahaya Autonomous

TOKYO, iNews.id - Presiden dan CEO Toyota Akio Toyoda menyampaikan keprihatinan terhadap perkembangan sistem mengemudi otonom. Ini setelah salah satu kendaraan autonomous-nya, e-Palette menabrak seorang atlet dalam ajang Paralympic Games 2020.

Insiden itu terjadi pada 26 Agustus 2021, ketika kendaraan otonom menabrak pejalan kaki dengan gangguan penglihatan (tuna netra). Untungnya, kendaraan saat itu melaju dengan kecepatan sekitar 1 mph dan atlet tidak terluka.

Toyoda meminta maaf setelah kecelakaan itu dan menyatakan pandangan yang bertentangan dengan sistem self-driving. Saya rasa sama sekali tidak realistis mobil self-driving dapat berjalan normal di jalan biasa, katanya, seperti dilansir dari Carscoops , Senin (13/9/2021).

Saat berbicara dalam sebuah video setelah kecelakaan itu, Toyoda mempertanyakan perlombaan yang sedang berlangsung untuk memproduksi kendaraan dengan sistem penggerak otonom penuh Level 5.

Ada tekanan pada pembuat mobil untuk menjadi yang pertama merilis kendaraan Level 5, tetapi saya telah mengatakan tidak boleh ikut-ikutan seperti itu, katanya.

Toyota dengan cepat menyelidiki kecelakaan Paralympic Games dan membuat sejumlah perubahan sebelum melanjutkan pengoperasian e-Palette. Misalnya, setiap kendaraan tanpa pengemudi dilengkapi dengan pengemudi cadangan, sementara panitia Olimpiade dan Paralimpiade juga menambah jumlah pemandu di persimpangan melalui desa Olimpiade.

Ini bukan pertama kalinya Akio Toyoda memberikan pandangan kritis terhadap salah satu perkembangan terpenting di industri otomotif. Awal tahun ini, Toyoda menyesalkan meningkatnya hype seputar kendaraan listrik dan mengklaim Jepang akan kehabisan listrik di musim panas jika semua kendaraan di negara itu menggunakan listrik.

Artikel Asli