Sensasi Mengendarai Hyundai Staria Jakarta-Bandung-Jakarta

limapagi.id | Otomotif | Published at 13/09/2021 10:05
Sensasi Mengendarai Hyundai Staria Jakarta-Bandung-Jakarta

LIMAPAGI - Resmi mengaspal di Indonesia akhir Agustus 2021 lalu, Hyundai Staria akan bertarung di segmen mobil premium. Mobil ini diklaim memiliki kenyamanan maksimal.

Demi membuktikannya, Limapagi.id mendapat kesempatan mengendarai Hyundai Staria. Uji coba dilakukan dari Jakarta menuju Bandung hingga kembali lagi ke ibukota.

Kesan pertama saat melihat mobil ini adalah mewah dan elegan. Ekteriornya futuristik lengkap dengan sentuhan Tinted Brass Chrome di bagian emblem , cover spion, dan grill.

(HMID) Hyundai Staria

Kemudian kami masuk ke ruang kemudi di mana terdapat sejumlah instrumen digital floating, headunit layar sentuh serta transmisi berdesain tombol. Sayang, kesan mewahnya hilang lantaran banyak komponen yang berbahan plastik.

Setelah puas mengamati berbagai komponen di dasbor, barulah kami bersiap menjalankan MPV bongsor ini. Saat duduk dikursi pengemudi, rasanya sangat nyaman dan tidak kaku.

Awalnya, kami sempat kagok lantaran dimensi Staria yang begitu besar dan memunculkan mindset sulit dikendalikan. Tapi, setelah menempuh perjalanan hingga 10 menit, mengendarai Hyundai Staria terasa sangat mudah.

Saat berkendara di tol Cipularang yang menanjak, terasa mesin milik Hyundai Staria tidak kewalahan dan dinilai sangat mumpuni. Pasalnya, MVP ini dibekali mesin diesel 2.200 cc, 4-silinder turbo bertenaga 176 hp dan torsi 430 Nm yang dikawinkan dengan transmisi 8-percepatan berpenggerak roda depan.

Selain menjadi pengendara, kami juga merasakan bagaimana sensasi menjadi penumpang di bangku baris kedua Hyundai Staria 9- Seater . Jok captain seat -nya sangat fleksibel dan mudah diatur sesuka hati ditambah ruang kaki yang lega.

(Limapagi/Riyandy Aristyo) Ruang baris kedua Hyundai Staria yang lega

Mobil berdesain futuristis itu ditawarkan ke pasar otomotif nasional dalam dua pilihan, yakni Hyundai Staria Signature 9 berbanderol Rp888 dan versi Signature 7 Rp1,02 miliar on the roadJakarta.

Artikel Asli