Loading...
Loading…
Kenali 3 Komponen Rem Cakram dan Cara Kerjanya, Berikut 4 Tips Jitu Merawatnya

Kenali 3 Komponen Rem Cakram dan Cara Kerjanya, Berikut 4 Tips Jitu Merawatnya

Otomotif | okezone | Rabu, 08 September 2021 - 12:47

REM merupakan sistem keamanan pada kendaraan yang wajib berfungsi secara optimal. Hingga saat ini, ada banyak jenis sistem pengereman, seperti rem cakram , rem mekanik atau tromol, rem angin, rem parkir, dan lainnya.

Di antara itu semua, rem cakram adalah jenis yang paling banyak digunakan. Alasan utamanya karena rem ini bisa lebih stabil untuk menghentikan kendaraan.

Rem cakram lebih sering dipilih untuk sistem keamanan kendaraan karena berbagai keuntungan, di antaranya mampu menciptakan radiasi panas yang lebih baik dan jika terkena air akan segera kering.

Selain itu, melansir dari laman Suzuki , rem cakram juga mampu menciptakan pengereman lebih baik sehingga hasilnya stabil. Tentu hal ini juga disebabkan karena cara kerjanya.

Kemudian komponen utama di dalamnya pun sangat simpel. Berikut ini tiga komponen utama yang berperan besar dalam cara kerja rem cakram.

1. Piringan Cakram

Komponen rem cakram sepeda motor dan mobil yang utama disebut dengan piringan cakram. Piringan ini dibuat dari bahan baja yang mampu menahan panas tinggi.

Khusus untuk motor bentuknya lebih tipis dengan lubang di sekitarnya yang bertujuan untuk mempercepat pendinginan. Piringan ini disebut dengan ventilated disk.

Baca Juga :
Pentingnya Merawat Rem Cakram Motor ABS saat Musim Hujan

Sedangkan piringan cakram mobil yang digunakan lebih tebal dan tidak memiliki lubang sehingga lebih kuat dan cepat dalam proses pengereman. Disebut juga dengan solid disc.

Istilah lain yang digunakan untuk piringan cakram adalah disk brake, di mana komponen inilah yang terhubung dengan poros as roda. Nantinya piringan ini akan dijepit oleh kampas rem dari dua sisi.

2. Kampas Rem

Komponen rem cakram mobil dan motor ini yang paling harus sering diganti karena akan aus akibat pemakaian. Kampas rem adalah komponen yang akan menjepit disk brake dan menciptakan gaya gesek sehingga putaran roda dapat berhenti.

Kualitas dari kampas rem yang digunakan pada kendaraan haruslah baik, karena perannya sangat besar untuk menghentikan laju kendaraan.

3. Kaliper Rem

Komponen yang satu ini yang akan menciptakan gerakan mekanis sehingga kampas dapat menjepit piringan cakram. Kaliper rem akan bekerja ketika terjadi tekanan yang dihasilkan oleh fluida minyak rem.

Komponen-komponen tersebut bekerja untuk membuat kendaraan mengerem dengan optimal. Prinsipnya, minyak rem yang berupa fluida akan menciptakan daya tekan sehingga sistem rem akan bekerja.

Baca Juga :
Begini Cara Mengatasi Rem Cakram Mobil Panas, Pengendara Wajib Tahu!

Kampas rem pun akan didorong oleh fluida melalui kaliper sehingga mampu menghentikan putaran dari rotor.

Inilah cara kerja rem cakram ketika digunakan secara lebih terperinci.

Cara kerja rem saat ditekan

Ketika pedal rem pada motor atau mobil, saat itulah tekanan hidrolis pada master silinder muncul. Dalam master silinder terdapat minyak rem yang akan menciptakan tekanan.

Tekanan tersebut nantinya akan disalurkan ke aktuator rem atau kaliper rem. Kaliper akan menggerakan piston, di mana gerakan tersebut dapat mendorong dua buah kampas rem untuk menjepit rotor. Otomatis rem akan bekerja dan menggerakkan putaran pada ban kendaraan.

Original Source

Topik Menarik