Jangan Panik Jika Alami Pecah Ban di Jalan Tol, Lakukan Langkah Ini

Otomotif | sindonews | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 08:25
Jangan Panik Jika Alami Pecah Ban di Jalan Tol, Lakukan Langkah Ini

JAKARTA - Pecah ba n menjadi penyebab utama kecelakaan yang banyak merenggut jiwa di jalan tol. Pengemudi yang panik biasanya malah membuat kondisi mobil yang dalam kecepatan tinggi makin berbahaya.

Untuk itu, ada baiknya periksa kondisi ban mobil Anda sekali lagi ketika akan melintas di jalan tol. Kepanikan pengemudi saat merespons pecah ban di jalan tol juga menyebabkan mobil makin tak terkendali.

Dikutip dari laman Auto2000, pecah ban sebenarnya kecelakaan yang sangat berbahaya ketika mobil dalam kecepatan tinggi. Ada kiat-kiat khusus yang harus dilakukan pengemudi agar pecah ban di jalan tol tidak berujung menjadi kecelakaan fatal, kata kuncinya adalah jangan panik!

BACA: Viral, Puluhan Mobil Alami Pecah Ban di Jalan Tol Jakarta - Cikampek

1. Jangan rem mendadak

Ketika mengalami pecah ban dan mobil Anda dalam kondisi kencang, hindari langsung melaukan pengereman untuk mengurangi kecepatan. Karena pengereman justru bisa membuat mobil Anda terpelanting dan terbalik di jalan.

Soalnya ketika rem diinjak bobot mobil akan pindah ke depan dan setir akan semakin menarik ke arah ban pecah. Dalam situasi seperti ini, sulit buat Anda untuk prediksi arah gerak mobil.

2. Kendalikan setir untuk tetap lurus

Rasakan ban sebelah mana yang pecah, jika ban depan, Anda harus menahan arah kemudi agar tetap lurus lebih kuat karena setir akan tertarik ke arah ban yang pecah. Jangan bermanuver ke arah berlawanan dari pecahnya posisi ban karena hal ini bisa membuat mobil terbalik.

Jika ban belakang yang pecah relatif tidak menyulitkan karena kontrol tetap ada di ban depan yang tidak bermasalah.

3. Kurang kecepatan

Ketika Anda merasakan pecah ban , otomatis lepas tekanan pada pedal gas. Lalu kurangi kecepatan tanpa menginjak rem dengan menurunkan gigi transmisi secara gradual sambil menahan kemudi.

Kalau kecepatan sudah mulai berkurang, secara perlahan arahkan kendaraan ke jalur kiri sambil menyalakan lampu sein ke kiri.

Anda juga bisa nyalakan lampu darurat alias hazard buat kasih sinyal ke mobil lain di belakang bahwa mobil Anda sedang mengalami masalah.

4. Berhenti di Bahu Jalan

Jika sudah berhasil sampai di jalur kiri, usahakan mobil berhenti di tempat yang aman untuk mengganti ban mobil Anda dan tetap nyalakan lampu hazard selama Anda mengganti ban mobil.

Pastikan seluruh penumpang yang ada di dalam mobil keluar dan berada di luar pagar pengaman jalan tol.

Pasang segitiga pengaman agak jauh dari posisi Anda berhenti. Ini untuk memberikan ruang aman bagi kendaraan dari bahaya tabrak belakang.

Jika ban yang pecah sudah diganti, segera bereskan agar Anda bisa segera melanjutkan perjalanan.

Artikel Asli