Harry Kane Pesta hingga Dini Hari Usai Menang Ballon d’Or 2026, Rayakan di Klub Elite London

Harry Kane Pesta hingga Dini Hari Usai Menang Ballon d’Or 2026, Rayakan di Klub Elite London

Olahraga | inews | Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:00
share

LONDON, iNews.id – Harry Kane merayakan kemenangan Ballon d’Or 2026 dengan berpesta hingga dini hari di Cirque Le Soir, salah satu klub malam eksklusif di kawasan Soho, London. Kapten Timnas Inggris itu mengangkat trofi bergengsi tersebut saat berkumpul bersama keluarga, sahabat, dan sejumlah mantan rekan setimnya setelah dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia.

Kane meraih Ballon d’Or setelah mengungguli persaingan ketat dengan Kylian Mbappe dan Lamine Yamal. Penghargaan itu diumumkan dalam seremoni mewah di Palladium Theatre, London, yang menjadi puncak malam bersejarah bagi penyerang Bayern Munchen tersebut.

Setelah menerima penghargaan, Kane melanjutkan perayaan di Cirque Le Soir. Dia datang bersama rombongan keluarga dan teman-teman untuk menikmati malam setelah meraih pencapaian terbesar dalam karier individunya.

Trofi Ballon d’Or turut dibawa Kane ketika rombongannya memasuki klub malam tersebut. Kehadirannya disambut kerumunan dengan kembang api berbentuk suar yang biasa digunakan dalam penyajian sampanye di tempat hiburan malam itu.

Kane juga terlihat mengangkat gelas kecil untuk bersulang bersama orang-orang yang hadir. Suasana perayaan berlangsung meriah, dengan sang kapten Inggris menjadi pusat perhatian setelah membawa pulang penghargaan paling prestisius bagi pesepak bola.

Istri Kane, Kate, ikut hadir dalam pesta tersebut. Sang kakak, Charlie, juga menemani perayaan yang digelar setelah Kane mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Inggris.

Mantan Rekan Setim Tottenham Ikut Rayakan Kemenangan Kane

Sejumlah mantan rekan setim Kane di Tottenham Hotspur turut terlihat menikmati pesta. Eric Dier, Ben Davies, dan Matt Doherty bergabung dalam perayaan bersama sahabat mereka itu di lantai dansa.

Kehadiran mereka menambah nuansa reuni dalam pesta kemenangan Kane. Ketiganya pernah bermain bersama Kane di Tottenham sebelum karier sang penyerang berlanjut bersama Bayern Munchen.

Sebelum menghadiri seremoni Ballon d’Or, Kane juga menjadi sorotan karena mengenakan jam tangan Rolex bernilai 1 juta poundsterling. Aksesori mewah tersebut melengkapi penampilannya dalam acara penghargaan yang berlangsung di London.

Kemenangan ini membuat Kane menjadi pemain Inggris pertama yang meraih Ballon d’Or sejak Michael Owen memenangkannya pada 2001. Jarak 25 tahun antara kemenangan Owen dan Kane menandai kembalinya pemain Inggris ke puncak penghargaan individu sepak bola dunia.

Dalam pidato penerimaan trofi, Kane menyampaikan rasa terima kasih kepada penyelenggara dan pihak-pihak yang terlibat dalam acara tersebut. Penyerang yang juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Inggris itu mengaku sulit menemukan kata-kata untuk menggambarkan perasaannya.

“Saya hampir tidak bisa berkata-kata, untungnya saya membawa daftar ini. Pertama-tama, terima kasih kepada France Football, Ballon d’Or, acara luar biasa ini. Digelar di London juga terasa seperti pertanda baik bagi saya, jadi terima kasih banyak.”

Pidato tersebut menjadi bagian dari malam bersejarah Kane, yang tidak hanya meraih penghargaan individu tertinggi dalam sepak bola, tetapi juga merayakannya bersama keluarga dan rekan-rekan dekat. Setelah seremoni di Palladium Theatre, pesta di Cirque Le Soir menjadi penutup perayaan kemenangan sang kapten Inggris.

Topik Menarik