STY Senggol John Herdman! Pemain Persija Jarang Main di Timnas Indonesia: Baru Napas, Laga Selesai

STY Senggol John Herdman! Pemain Persija Jarang Main di Timnas Indonesia: Baru Napas, Laga Selesai

Olahraga | inews | Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:20
share

DEPOK, iNews.id - Shin Tae-yong menyoroti minimnya menit bermain sejumlah pemain Persija Jakarta bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia sukses mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menundukkan Thailand pada partai final. Skuad Garuda asuhan John Herdman menang melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 setelah kedua tim bermain 2-2 hingga perpanjangan waktu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Persija menyumbangkan lima pemain dalam skuad Timnas Indonesia pada turnamen tersebut. Kelima pemain itu adalah Rizky Ridho, Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, Jordi Amat, dan Nadeo Argawinata.

Namun, kesempatan bermain tidak didapatkan seluruh pemain Persija. Dari lima nama tersebut, hanya Rizky Ridho, Rayhan Hannan, dan Shayne Pattynama yang diturunkan Herdman sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026.

Ridho menjadi pemain Persija dengan menit bermain paling banyak. Bek asal Surabaya, Jawa Timur, itu mengumpulkan 139 menit dari empat pertandingan bersama Timnas Indonesia.

Ridho mendapat kesempatan bermain 11 menit saat menghadapi Singapura dan delapan menit ketika melawan Malaysia. Dia kemudian tampil selama 60 menit saat Indonesia menghadapi Bangladesh dan kembali bermain 60 menit pada pertandingan final melawan Thailand.

Berbeda dengan Ridho, Rayhan Hannan hanya mengoleksi 26 menit bermain. Pemain muda Persija itu tampil selama 15 menit ketika menghadapi Singapura dan kembali dimainkan selama 11 menit pada laga final kontra Thailand.

Shayne Pattynama juga menjadi bagian dari tiga pemain Persija yang mendapatkan menit bermain. Pemain yang baru bergabung dengan Persija tersebut tampil selama 19 menit saat Timnas Indonesia menghadapi Thailand di final.

Situasi tersebut kemudian mendapat sorotan dari Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu menilai sulit memberikan penilaian secara maksimal terhadap pemain yang sebagian besar waktunya hanya berada di bangku cadangan.

"Ada pemain yang bermain? Bagaimana saya bisa menilainya? Sebagian besar dari mereka hanya duduk di bangku cadangan. Hannan hanya bermain sebentar sekali, bicara apa. Begitu napasnya baru mau terbuka, pertandingannya sudah selesai. Itu justru bagian yang paling sulit," kata Shin kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Persija Training Ground, Depok, Jawa Barat pada Rabu (7/10/2026).

Shin juga menjelaskan tantangan yang dihadapi pemain ketika baru masuk lapangan dalam situasi pertandingan yang sudah memasuki menit-menit akhir. Menurut dia, pemain membutuhkan waktu untuk menemukan ritme sebelum pertandingan justru berakhir.

"Tentu para wartawan menyaksikan jalannya pertandingan, tetapi sebenarnya ketika pemain masuk saat laga tersisa sekitar 10 menit, tepat ketika napas mereka baru mulai terengah dan terbuka, pertandingan sudah usai," jelas Shin.

"Momen itulah yang paling berat dan melelahkan bagi pemain," tambahnya.

Meski menyoroti minimnya kesempatan bermain, Shin tetap mengapresiasi keberhasilan para pemain Persija yang menjadi bagian dari skuad juara Timnas Indonesia. Dia menilai pencapaian tersebut patut mendapat ucapan selamat setelah Skuad Garuda memastikan gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

Shin kemudian meminta lima pemain Persija yang memperkuat Timnas Indonesia segera mengakhiri euforia juara. Dia ingin seluruh pemain kembali memusatkan perhatian kepada Persija dan persiapan menghadapi kompetisi liga.

"Ya, saya mengucapkan selamat kepada para pemain tim nasional yang kemarin berhasil menjadi juara. Saya memberi selamat, tetapi euforia juara tersebut harus selesai sampai di sini saja. Sekarang kita harus mempersiapkan diri dengan baik untuk kompetisi liga," pungkasnya.

Topik Menarik