Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri

Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri

Olahraga | sindonews | Kamis, 4 Juni 2026 - 09:54
share

Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak cerita unik, salah satunya soal komposisi pemain tiap negara peserta. Dari 48 tim yang tampil, hanya delapan negara yang seluruh skuadnya diisi pemain kelahiran negaranya sendiri tanpa pemain diaspora.

Fenomena pemain keturunan memang semakin jamak di sepak bola modern. Banyak negara kini diperkuat pemain yang lahir di luar wilayah negaranya, tetapi memiliki garis keturunan atau status kewarganegaraan yang sah sesuai regulasi FIFA.

Data yang dihimpun Flash Score menunjukkan ada sekitar 310 pemain di Piala Dunia 2026 yang lahir di luar negara yang mereka bela. Curacao menjadi tim dengan jumlah pemain diaspora terbanyak. Sebanyak 25 dari 26 pemain mereka lahir di Belanda.

Republik Demokratik Kongo juga termasuk negara dengan komposisi pemain luar negeri yang dominan. Dari total skuad, 20 pemain lahir di luar Kongo, dengan mayoritas berasal dari Prancis, Belgia, Inggris, dan Swiss. Sementara itu Qatar memiliki pemain kelahiran sembilan negara berbeda, mulai dari Brasil, Ghana, Portugal, Senegal, hingga Somalia.

Di tengah tren tersebut, hanya delapan negara yang datang ke Piala Dunia dengan skuad murni kelahiran domestik. Brasil menjadi salah satu yang paling menonjol. Seluruh pemain pilihan Carlo Ancelotti lahir di Brasil, meski sebagian besar kini bermain di klub-klub elite Eropa.Selain Brasil, negara lain yang masuk daftar unik ini adalah Republik Ceko, Austria, Swedia, Kolombia, Panama, Afrika Selatan, dan Arab Saudi. Republik Ceko, Austria, dan Swedia menjadi wakil Eropa dengan skuad full pemain lokal, sementara Afrika Selatan menjadi satu-satunya wakil Afrika.

Arab Saudi juga menarik perhatian sebagai satu-satunya tim Asia yang seluruh pemainnya lahir di negaranya sendiri. Sebagian besar pemain mereka bahkan masih berkarier di kompetisi domestik Saudi Pro League.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana sepak bola internasional semakin dipengaruhi komunitas diaspora di berbagai belahan dunia. Namun di sisi lain, masih ada sejumlah negara yang tetap mengandalkan pemain asli kelahiran tanah air untuk bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.

Topik Menarik