Guardiola Geram, Pemain Manchester City Dicemooh Suporter saat Buka Puasa di Lapangan

Guardiola Geram, Pemain Manchester City Dicemooh Suporter saat Buka Puasa di Lapangan

Olahraga | sindonews | Senin, 2 Maret 2026 - 14:21
share

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, meluapkan kekecewaannya setelah sejumlah pemainnya mendapat cemoohan saat menjalani momen berbuka puasa di tengah pertandingan melawan Leeds United.

Insiden tersebut terjadi pada menit ke-13 saat laga berlangsung di kawasan West Yorkshire. Mengikuti protokol resmi Liga Primer Inggris, wasit menghentikan pertandingan sejenak untuk memberi kesempatan kepada Omar Marmoush, Rayan Ait-Nouri, dan Rayan Cherki membatalkan puasa saat matahari terbenam.

Namun, alih-alih mendapat penghormatan, momen tersebut justru diiringi sorakan negatif dari sebagian suporter tuan rumah.

Guardiola tak menyembunyikan rasa geramnya. Ia menegaskan bahwa sepak bola seharusnya menjadi ruang inklusif yang menghargai perbedaan, termasuk keyakinan agama para pemain.

“Sepak bola adalah tempat untuk menghormati semua orang. Kita harus menghormati keyakinan dan tradisi satu sama lain,” ujar Guardiola dalam konferensi pers usai pertandingan.Pelatih asal Spanyol itu juga menekankan bahwa berbuka puasa merupakan bagian penting dari ibadah pemain Muslim, terlebih di tengah padatnya jadwal kompetisi.

Dukungan pun datang dari para pemain senior City yang menegaskan pentingnya menjaga solidaritas dalam tim yang berisi individu dari berbagai latar belakang.

Mereka menolak segala bentuk diskriminasi, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Peristiwa ini kembali memicu diskusi soal hubungan antara olahraga profesional dan ekspresi keagamaan. Di era sepak bola modern, banyak klub besar Eropa dihuni pemain Muslim yang tetap menjalankan ibadah puasa Ramadan sambil bertanding di level tertinggi.

Dengan jadwal kompetisi yang padat, klub biasanya memberikan perhatian khusus pada aspek nutrisi, hidrasi, dan pemulihan agar performa pemain tetap terjaga selama bulan suci.

Topik Menarik