Kolaborasi DBL Academy dan Perbasi: Menjemput Talenta Basket di Pesisir Jakarta

Kolaborasi DBL Academy dan Perbasi: Menjemput Talenta Basket di Pesisir Jakarta

Olahraga | sindonews | Kamis, 5 Februari 2026 - 14:49
share

DBL Indonesia melalui DBL Academy kembali membuktikan komitmennya untuk meruntuhkan batasan geografis dalam dunia basket. Pada Rabu (4/2/2026), atmosfer liga basket pelajar terbesar di Tanah Air ini akhirnya menyentuh pesisir Kepulauan Seribu melalui agenda bertajuk Basketball Clinic.

Berkolaborasi dengan Perbasi dan Dispora DKI Jakarta, kegiatan bersejarah ini dipusatkan di SMAN 69 Jakarta. Menjadi yang pertama di wilayah tersebut, agenda ini khusus menyasar talenta-talenta muda tingkat SMP dan SMA yang selama ini minim akses terhadap pembinaan basket berskala besar.

Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari siswa SMAN 69 Jakarta dan SMPN 113 Jakarta tampak memadati lapangan sejak pukul 10.00 WIB. Meski cuaca pesisir tergolong terik, antusiasme para peserta tak surut saat menerima materi langsung dari jajaran pelatih elit DBL Academy.

Basketball Director DBL Academy, Dimaz Muharri, memimpin langsung sesi latihan tersebut. Berdasarkan observasi di lapangan, tim pelatih menitikberatkan materi pada fundamental dasar.

"Hari ini pertama kali dalam sejarah basket Jakarta, kita mengadakan clinic di Kepulauan Seribu. Karena mayoritas masih di level pemula, kami memberikan dasar-dasar yang sangat fundamental, mulai dari dribble, passing, shooting, hingga layup," ujar Dimaz.Di tengah sesi, Coach Dimaz membagikan kisah inspiratif Muhammad Haikal Malik, pemuda asal Bengkulu yang berhasil menembus skuat DBL Indonesia All-Star hingga berangkat ke Amerika Serikat. Menariknya, Haikal tidak ditemukan melalui kompetisi liga, melainkan dari sebuah Basketball Clinic.

"Dia tidak ikut liga DBL, tapi kami bertemu di event clinic seperti ini. Dari sana ia berkembang, masuk DBL Camp, dan akhirnya menjadi All-Star. Kami ingin anak-anak di Kepulauan Seribu punya keberanian bermimpi yang sama," kenang Dimaz.

Kegiatan ini bukan sekadar latihan sehari, melainkan upaya DBL Academy untuk menanamkan budaya latihan yang berkelanjutan. Semangat "Where Champions Begin" dibawa ke Kepulauan Seribu untuk meyakinkan para pelajar bahwa lokasi geografis bukanlah penghalang (barrier) untuk menjadi juara.

"Kami percaya kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak pelajar dan mendorong minat mereka. Kami ingin membuka pintu bagi talenta potensial yang jarang tersentuh agenda basket mainstream," tambah Dimaz.

Sebagai bagian dari ekspansi pembinaan, DBL Academy juga mengumumkan akan segera membuka cabang baru di Asya Jakarta Timur yang direncanakan memulai kelas perdana pada Mei 2026 mendatang.

Topik Menarik