Komentar Liam Rosenior usai Debut Kemenangan bersama Chelsea
LONDON, iNews.id – Chelsea langsung membuka era baru bersama Liam Rosenior dengan kemenangan telak 5-1 atas Charlton Athletic pada putaran ketiga Piala FA di Stadion The Valley, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi debut resmi Rosenior sebagai pelatih kepala Chelsea dan langsung menghadirkan pesan kuat dari pemain lapis kedua.
Chelsea tampil dominan sejak awal, meski membutuhkan kesabaran untuk memecah kebuntuan di babak pertama. Gol pembuka era Rosenior justru lahir dari kaki bek Jorrel Hato, yang mencatatkan namanya di papan skor secara tak terduga.
Rosenior melakukan delapan perubahan susunan pemain setelah kekalahan 1-2 dari Fulham sebelumnya. Sejumlah pemain yang jarang mendapat kesempatan di era Enzo Maresca langsung memberi respons positif di lapangan.
Gol kedua Chelsea tercipta lewat sundulan Tosin Adarabioyo yang memanfaatkan umpan silang Facundo Buonanotte. Tekanan berkelanjutan membuat Charlton kesulitan mengembangkan permainan.
Kemenangan ini memiliki arti historis. Chelsea terakhir kali mencatat kemenangan pada laga perdana pelatih baru terjadi pada 2016 bersama Antonio Conte. Meski target juara Liga Inggris tidak langsung dibebankan, performa ini menumbuhkan optimisme menuju Wembley pada akhir musim.
Charlton sempat memperkecil ketertinggalan lewat Miles Leaburn. Namun, respons Chelsea datang cepat. Penyerang muda Marc Guiu mencetak gol ketiga dan kembali menegaskan dominasi tim tamu.
Rosenior Puas, Pemain Muda Bersinar
Pedro Neto dan Enzo Fernandez yang masuk dari bangku cadangan menambah dua gol tambahan. Chelsea menutup laga dengan skor mencolok dan kendali penuh permainan.
Alejandro Garnacho dan Jamie Gittens juga tampil impresif dalam kesempatan langka sebagai starter. Keduanya aktif menekan sisi sayap dan menciptakan banyak situasi berbahaya.
"Saya sangat senang dengan susunan pemain awal dan lini depan," kata Liam Rosenior.
"Saya merasa Ali terus berani dalam duel satu lawan satu, Marc Guiu tampil luar biasa dan pantas mencetak gol. Jamie terlihat berani menyerang bek lawan dan menciptakan banyak momen. Banyak hal positif dan awal yang bagus."
Beberapa pemain senior seperti Malo Gusto, Cole Palmer, dan Reece James sengaja tidak dimainkan. Rosenior memilih pendekatan hati-hati mengingat riwayat cedera mereka.
"Malo, Cole, dan Reece absen sebagai langkah pencegahan. Saya tidak ingin mengambil risiko pada fase musim seperti ini," ucap Rosenior, dikutip dari Independent.
"Saya merasa memiliki skuad yang sangat bagus, jadi tidak perlu mempertaruhkan kesehatan mereka. Saya percaya pada grup ini dan percaya pada semuanya."
Rosenior kini bersiap menghadapi ujian berat berikutnya. Chelsea dijadwalkan bertemu Arsenal pada leg pertama semifinal Piala Liga, sebelum menjamu Brentford dalam laga Liga Inggris pertamanya sebagai pelatih kepala.
Pelatih Charlton Nathan Jones menyesali kesalahan timnya, terutama pada gol kedua dan ketiga.
"Untuk waktu yang lama kami bermain cukup baik," kata Nathan Jones.
"Kekecewaan terbesar saya ada pada gol kedua dan ketiga. Itu sangat merugikan kami. Kesalahan seperti itu tidak boleh terjadi."










