Erspo Naikkan Tawaran Tiga Kali Lipat demi Timnas Indonesia, Siap Ditinggal PSSI
JAKARTA, iNews.id – Erspo menaikkan penawaran tender apparel Timnas Indonesia hingga hampir tiga kali lipat. Langkah agresif ini menegaskan keseriusan brand lokal tersebut untuk melanjutkan kerja sama dengan PSSI setelah kontrak berakhir pada Maret 2026.
Founder Erspo, Muhammad Sadad, mengungkapkan pihaknya mengajukan nilai kontrak jauh lebih tinggi dibanding penawaran sebelumnya. Dia menilai kesempatan kembali menjadi apparel Skuad Garuda sangat penting bagi perjalanan dan reputasi Erspo. Sadad menyebut Erspo menjadi satu-satunya brand lokal yang mengikuti proses tender.
“Yang pasti setahu saya, kalau saya tidak salah, kami satu-satunya brand lokal yang submit dan kita sudah submit nilai kontraknya itu lebih dari tiga kali lipat kalau tidak salah,” kata Sadad di Jakarta, Jumat (2/1/2025).
Dia menegaskan kenaikan nilai tersebut bukan keputusan sembarangan. “Hampir tiga kali lipat dari nilai yang kami submit sebelumnya. Ya semua kami serahkan ke PSSI, karena semuanya ada di PSSI,” ujar dia.
Erspo sendiri mulai menjadi apparel Timnas Indonesia sejak 2024. Kontrak tersebut akan berakhir pada Maret 2026, sehingga tender baru menjadi penentu masa depan kerja sama kedua pihak.
Meski berharap bisa lanjut, Sadad menegaskan Erspo sudah menyiapkan diri menghadapi semua kemungkinan. Dia menilai dua tahun bekerja sama dengan PSSI memberi dampak besar terhadap pertumbuhan brand.
“Kami harus tetap move on dan kalau diberikan kesempatan kami juga harus move on dengan koleksi yang lebih bagus lagi. Walaupun enggak, kami juga berterima kasih banget terhadap PSSI dan juga komunitas sepak bola yang sudah mendewasakan Erspo, mendewasakan saya secara pribadi selama dua tahun terakhir ini,” tutur Sadad.
Sadad menilai perkembangan kualitas produk Erspo tak lepas dari kritik dan masukan publik sepak bola nasional. “Pasti enggak mungkin ada Erspo dengan koleksi yang seperti sekarang kalau enggak ada masukan-masukan yang kami terima dari komunitas sepak bola,” kata dia.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait pemenang tender apparel Timnas Indonesia. Sebelumnya, pengumuman sempat direncanakan pada Desember 2025.
“Belum, kabar pastinya kan PSSI yang tahu. Jadi kalau dari saya secara pribadi kami sangat support apa pun keputusan dari PSSI,” ujar Sadad.
Dia juga menegaskan dukungan penuh kepada kepemimpinan federasi. “Mendukung keputusan dari Pak Erick atau mungkin dari tim PSSI, semuanya kami support sekali,” kata dia.










