FFI Tegaskan Komitmen Integritas FIFA Matchday Jelang AQUA Futsal Four Nations Cup 2025
Federasi Futsal Indonesia (FFI) memberikan apresiasi kepada klub-klub peserta liga yang telah melepas pemainnya untuk memperkuat Timnas Futsal Indonesia di ajang AQUA Futsal Four Nations Cup 2025.
Sekretaris Jenderal FFI, Perbager, mengatakan keputusan klub melepas pemain di tengah padatnya kompetisi domestik menunjukkan semangat kebersamaan serta profesionalisme demi kepentingan nasional.
“FFI memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh klub yang mendukung penuh pemanggilan Timnas Futsal Indonesia. Kehadiran pemain terbaik sangat krusial, baik secara teknis maupun untuk menjaga kehormatan futsal Indonesia di level internasional,” ujar Perbager dalam keterangan resmi, Senin (15/9/2025).
Meski demikian, FFI menyoroti sikap Blacksteel FC yang dinilai tidak kooperatif karena tidak melepas dua pemain pilar, Wendy Brian Ick dan Muhammad Albagir, sesuai panggilan timnas. Menurut Perbager, hal tersebut merupakan pelanggaran serius.
“Ini kewajiban mutlak yang tidak dapat ditawar. FFI akan menindaklanjuti melalui jalur disipliner untuk menjaga integritas dan supremasi agenda Tim Nasional,” tegasnya.Dasar hukum pemanggilan pemain mengacu pada FIFA Regulations on the Status and Transfer of Players (RSTP), Annexe 1, Pasal 1. Aturan tersebut menyatakan klub wajib melepas pemain yang dipanggil tim nasional pada kalender resmi FIFA. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat berujung sanksi, mulai dari denda hingga larangan mendaftarkan pemain baru dalam periode transfer tertentu. Pemain yang tidak dilepas klubnya juga berpotensi mendapat sanksi larangan bermain.
AQUA Futsal Four Nations Cup 2025 dijadwalkan berlangsung pada 18–21 September di GBK Basket Hall, Senayan, Jakarta. Selain Indonesia, turnamen ini diikuti Belanda, Latvia, dan Tanzania. Selain ajang uji coba, turnamen ini juga menjadi kesempatan penting bagi skuad Garuda untuk menambah poin peringkat dunia sekaligus mengukur kekuatan melawan tim Eropa dan Afrika.
FFI menegaskan, dukungan klub dan disiplin pemain akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan futsal Indonesia. “Kepentingan nasional harus menjadi prioritas bersama. Dengan kerja sama semua pihak, Timnas Futsal Indonesia diyakini dapat terus menghadirkan prestasi dan kebanggaan bagi masyarakat,” tutup Perbager.










