Profil Rudy Keltjes: Franz Beckenbauer-nya Indonesia yang Sukses Jadi Pemain dan Pelatih
Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Indonesia. Rudy William Keltjes, mantan pemain Timnas Indonesia yang juga bersinar bersama Persebaya Surabaya, tutup usia pada Rabu (23/10/2024) di Surabaya. Kepergian Rudy Keltjes di usia 72 tahun meninggalkan warisan besar bagi sepak bola nasional.
Kabar meninggalnya Rudy pertama kali tersiar melalui akun Instagram resmi Persikab Kabupaten Bandung, salah satu klub yang pernah dinaunginya sebagai Direktur Teknis. "Turut berbela sungkawa atas meninggalnya Sang Legenda Indonesia, Rudy William Keltjes. Dedikasi dan inspirasimu di sepak bola tanah air akan selalu kami kenang," demikian pernyataan yang disampaikan klub tersebut.
Keputusan penting dalam karier Rudy terjadi pada 1975, ketika ia memilih meninggalkan kampung halamannya di Situbondo untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya. Di klub inilah namanya melejit, terutama saat membawa Persebaya meraih trofi juara Perserikatan 1977. Pada final yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Rudy mencetak gol penentu kemenangan melawan Persija Jakarta, sebuah pencapaian yang tak terlupakan.
Gol itu ia cetak melalui aksi solo run yang mengesankan, melewati tiga pemain Persija sebelum menceploskan bola ke gawang. Aksi tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik di Indonesia kala itu. "Saya melewati Didik Darmadi, Oyong Lisa, dan Suaeb Rizal sebelum mencetak gol," kenangnya suatu kali dalam sebuah wawancara di channel Youtube Pinggir Lapangan.
Gelandang Berkelas, Beckenbauer-nya Indonesia
Selain sukses di level klub, Rudy juga sempat memperkuat Timnas Indonesia pada ajang SEA Games 1979 dan 1983. Dedikasi serta kontribusinya di lapangan hijau membuatnya dikenang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Voli Putri Indonesia Vs Myanmar di SEA Games 2025 Sore Ini
Setelah gantung sepatu, Rudy Keltjes melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola sebagai pelatih. Ia pernah menukangi sejumlah klub besar di Indonesia, termasuk Persebaya Surabaya, Persipura Jayapura, PSM Makassar, hingga Madura United. Rudy juga sempat menjadi pelatih Timnas Indonesia U-22 dan terakhir menjabat sebagai Direktur Teknis di Persikab Kabupaten Bandung.
Selama karier kepelatihannya, Rudy dikenal sebagai pelatih yang tegas namun penuh dedikasi. Ia selalu berusaha untuk membentuk tim yang solid dan penuh disiplin, sebuah karakter yang ia bawa sejak masih aktif bermain.
Kepergian Rudy Keltjes meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, teman-teman, dan seluruh penggemar sepak bola di Indonesia. Namun, prestasi dan kontribusinya akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah emas sepak bola nasional. Sebagai seorang pemain, pelatih, dan tokoh sepak bola, Rudy telah menorehkan jejak yang tidak akan pernah terlupakan. Selamat jalan, Rudy Keltjes, legenda sepak bola Indonesia.









