Paolo Maldini Ungkap Penyesalan Terbesar Sepanjang Karier, Senggol Tim Asia
MILAN, iNews.id - Legenda AC Milan Paolo Maldini ungkap penyesalan terbesar sepanjang karier di sepak bola. Dia ingin mengulang pertandingan lawan negara Asia, Korea Selatan di Piala Dunia 2002.
Fans Gli Azzurri tentu ingat memori kelam babak 16 Besar Piala Dunia 2002. Kala itu Maldini dan kolega tersingkir menyakitkan setelah kalah 1-2 dari tuan rumah, Korsel via golden goal.
Gol kemenangan Negeri Gingseng dicetak Ahn Jung-Hwan pada menit ke-117. Torehan tersebut memaksa Italia angkat koper dan membuat Maldini gagal mempersembahkan trofi untuk negara lantaran pensiun setelah Piala Dunia 2002.

Parahnya lagi wasit Byron Moreno yang memimpin pertandingan justru terkesan memihak tuan rumah. Dia kerap membuat keputusan kontroversial yang merugikan Italia.
Pengadil Ekuador itu menganulir gol onside Damiano Tommasi. Terparah, dia juga menganggap Totti melakukan sandiwara jatuh di kotak penalti.
Padahal tayangan ulang memperlihatkan jika Er Pupone memang dilanggar keras Tae-Young Kim. Momen kelam tersebut yang masih tersisa di benak Maldini.
Jika bisa memutar waktu dia ingin kembali bertemu Korsel dan membalaskan sakit hati. Menurutnya kekalahan itu lebih menyakitkan ketimbang AC Milan kena comeback Liverpool di final Liga Champions 2005.

Jika saya bisa memainkan satu pertandingan lagi, itu bukan Milan-Liverpool di Istanbul. Kami bermain di sana selama 120 menit seperti Dewa dan selama enam menit seperti orang bodoh, kata Maldini dikutip dari Inside World Soccer, Selasa (5/7/2023).
Saya ingin mengulang pertandingan tahun 2002 melawan Korea Selatan. Saya masih mengingat gol Ahn Jung-Hwan, momen terakhir saya di Timnas, ujarnya.









