Bangkit Usai Cedera Panjang, Andy Murray Ingin Jadi Anutan

Olahraga | skor.id | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 18:25
Bangkit Usai Cedera Panjang, Andy Murray Ingin Jadi Anutan

Selain mengejar gelar, kembalinya Andy Murray ke turnamen tenis dunia ternyata juga membawa misi lain. Pria Inggris tersebut ingin menginspirasi petenis lain yang sedang berjuang di tengah badai cedera untuk tetap semangat untuk kembali ke turnamen.

Berdasarkan pengalamannya, Andy Murray mengaku sempat dilarang kembali aktif bermain tenis oleh sang dokter setelah operasi dan pemasangan metal di pinggangnya. Namun, itu tidak menghentikan tekadnya untuk terus bermain tenis hingga masa pensiun tiba.

"Bukan perkara mudah bertandingan dengan pinggang metal. Tidak mudah. Saya harus berlatih keras, sangat keras. Tapi itu menjadi perjalanan yang menyenangkan," ujar mantan petenis nomor 1 dunia itu kepada Sky Sports.

"Semoga saya bisa menginspirasi para pemain yang juga mengalami hal serupa dengan saya. Nada mungkin harua menjalani operasi, terus berjuang, fan akhirnya bisa menunjukkan perjuangan kalian."

Petenis 33 tahun tersebut mengatakan bahwa cedera berkepanjangan sempat membuat orang-orang di sekitarnya menyarankan untuk segera pensiun.

Apalagi bukan sekali saja dia harus naik meja operasi selama menepi dari turnamen sejak Davis Cup 2019, November tahun lalu.

"Ada banyak orang yang menyarankan saya untuk berhenti. Saran tersebut justru membuat saya melakukan hal yang lebih baik lagi," Murray menjelaskan.

"Banyak ahli bedah bahkan yang menyatakan karier saya sudah berakhir. Itu sempat membuat saya sangat jengkel."

"Setelah istirahat pada November, rasanya benar-benar berat. Saya seperti merasa, Bisa kembali. Bisa bertanding lagi. Menang lagi dan sebagainya. Namun, setelah mundur lagi saya mulai ragu apakah masih bisa pulih atau tidak. Kondisinya sangat berat."

"Namun, jika merasa tetap sehat maka saya akan menciptakan lebih banyak momen di lapangan."

Andy Murray comeback di ajang Western & Southern Open (ATP Masters 1000 Cincinnati Open) 2020 yang dimulai pada 20 Agustus laku di Flushing Meadows, New York, Amerika Serikat.

Meskipun terhenti di babak 16 besar, Murray merasa bahwa kondisi fisiknya sudah lebih prima dan siap tampil di ajang berikutnya, yakni Grand Slam US Open 2020 pada akhir bulan ini, masih di Flushing Meadows.

"Setidaknya saya sudah lebih nyaman sekarang jadi saya bisa menikmati lebih banyak pengalaman di lapangan," Murray menegaskan.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Andy Murray Lainnya:

Kelelahan Jadi Penyebab Andy Murray Kalah di Babak Keempat Cincinnati Masters

3 Tahun Menanti, Andy Murray Kalahkan Pemain Top 10 di Cincinnati Masters

Menang Perdana di Cincinnati, Andy Murray Puas dengan Kondisi Fisiknya

Artikel Asli