Waspadai Red Bull di Sirkuit Spa-Francorchamps

Olahraga | sindonews | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 15:35
Waspadai Red Bull di Sirkuit Spa-Francorchamps

STAVELOT - Tim Mercedes AMG menjadi favorit dalam upaya menghentikan dominasi Scuderia Ferrari pada Grand Prix (GP) Belgia musim ini. Namun, kejutan Red Bull bisa saja memberikan kejutan dan memanfaatkan kelengahan duo Mercedes Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas di Sirkuit Spa-Francorchamps, besok.

Dalam dua musim terakhir, Mercedes selalu mengalami kesulitan balapan di Spa. Terbukti, mereka selalu kalah dari Ferrari dengan sukses merebut podium pertama yang diraih Sebastian Vettel (2018) dan Charles Leclerc (2019). Sementara Hamilton selalu berada di posisi runner-up pada dua balapan tersebut. (Baca: Memanas, China Usir Kapal Perang AS dari Laut China Selatan)

Namun, Hamilton sekarang berpeluang mengulang kejayaan di Spa seperti pada musim 2010, 2015, dan 2017. Pasalnya, Ferrari sedang mengalami masa sulit. Terbukti, tim pabrikan asal Italia itu baru menghasilkan dua podium dalam enam balapan di F1 musim ini.

Meski begitu, Hamilton menyadari bahwa dirinya sekarang justru mewaspadai pembalap Red Bull Racing Max Verstappen yang menjadi satu-satunya pembalap non-Mercedes yang mampu meraih kemenangan pada F1 2020. Bahkan, dia mengatakan terlalu dini timnya bisa melenggang mulus pada balapan nanti.

 

Tidak hanya itu, pembalap berusia 35 tahun itu juga mengungkapkan tidak mudah menyingkirkan Verstappen dan Red Bull dari persaingan perebutan gelar juara dunia. Meski sekarang masih unggul cukup signifikan di klasemen sementara, Hamilton yakin rivalnya itu pasti akan menjalani balapan dengan baik.

"Mereka (Red Bull) memiliki hasil yang sangat kuat dan semakin dekat dalam balapan. Mungkin di kualifikasi kami unggul, tapi pada balapan, kami secara umum sangat dekat. Kami bahkan belum melewati setengah musim. Saya merasa mereka masih mengejar gelar sehingga kami harus tetap waspada," kata Hamilton, dilansir situs resmi F1.

Mercedes boleh saja menjadi tim yang mendominasi persaingan F1 dalam beberapa tahun terakhir. Faktanya, Hamilton memenangi gelar juara dunia dengan relatif mudah. Meski tampil dominan, uniknya Mercedes selalu mengalami kesulitan berarti ketika tampil di GP Belgia. (Baca juga: Bopong Senjata dan Radar Canggih, Pesawat F-16 TNI AU Semakin Garang)

Bos Tim Mercedes Toto Wolff berharap pembalapnya dapat tampil moncer pada balapan nanti. Mercedes jelas tidak ingin kesalahan dalam dua musim terakhir terulang. Jadi, dia berharap Hamilton dan rekan setimnya, Bottas, dapat tampil lebih baik dan mencatatkan kemenangan untuk memperlebar jarak dengan para rival.

"Kami benar-benar melihat pola pikir tim kami menjadi nyata di Spanyol. Setelah berjuang di Silverstone, kami menganalisis masalah dan mencoba mengambil kesimpulan yang tepat hanya dalam beberapa hari. Ini adalah trek ikonik dan salah satu favorit para penggemar, tapi menemukan set-up yang tepat bisa jadi sulit karena berbagai karakteristik," paparnya.

Sementara itu, Leclerc, juara GP Belgia musim lalu, justru merasa pesimistis mengulang kejayaannya pada musim lalu. Selain mobil Ferrari SF1000 yang belum andal, dia masih mengingat kenangan pahit di mana sahabatnya, Anthoine Hubert, harus tutup usia pada tahun lalu. Ketika itu, Hubert mengalami kecelakaan tragis saat balapan di Formula 2.

Insiden itu turut membuat Leclerc merasa sedih. Meski kejadian pahit itu sudah setahun berlalu, Leclerc belum bisa melupakan sepenuhnya. Apalagi, dia sekarang kembali harus membalap lagi di Sirkuit Spa yang menjadi saksi bisu atas kematian sang sahabat. (Lihat videonya: Dua Kali Ditangkap Warga, Macan Tutul Jawa Dilepas Liarkan ke Habitatnya)

"Lintasan Spa memiliki tempat istimewa di hati saya. Di sini, saya meraih kemenangan pertama di F1. Tapi, setahun yang lalu, saya kehilangan teman, Hubert di F2. Untuk alasan ini, kembali ke sirkuit ini, setidaknya di awal akan sulit dan sosoknya akan bersama saya sepanjang akhir pekan," ungkapnya.

Untuk memberi hadiah manis kepada mendiang Hubert, Leclerc berjanji akan memberikan performa terbaik di hari balapan nanti. Namun, pembalap asal Monako ini menyadari balapan akan berlangsung sulit dan Ferrari tidak diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, dia yakin ketika sudah berada di atas lintasan, cerita bisa saja menjadi berbeda. (Raikhul Amar)

Artikel Asli