3 Sisi Menarik Malang Sarr, Nomor 1 Sangat Menginspirasi

Olahraga | inewsid | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 13:45
3 Sisi Menarik Malang Sarr, Nomor 1 Sangat Menginspirasi

LONDON, iNews.id – Malang Sarr resmi bergabung ke Chelsea. Bek asal Prancis tersebut didatangkan secara gratis dari OGC Nice.

Sarr dikontrak hingga 30 Juni 2025. Dia disebut-sebut bakal menjadi aset berharga di lini pertahanan The Blues.

Sarr memulai kariernya dari akademi Nice. Di usia 17 tahun, dia sudah dipercaya menghuni tim utama. Hebatnya, Sarr tidak kesulitan beradaptasi dengan pemain-pemain yang lebih senior.

Baginya, menjadi pesepak bola seperti mimpi yang berujung kenyataan. Sebab Sarr kecil tinggal di pinggiran Kota Nice yang terkenal sebagai daerah kumuh.

Meski sudah bergelimang harta, Sarr tidak sedikitpun melupakan asal usulnya. Menurut laporan The Sun, dia kerap membantu orang-orang terdekatnya.

Berikut tiga sisi menarik dari pemain berusia 21 tahun ini:

1. Membantu warga miskin
Sarr menjadi duta dari Adam Association. Itu adalah badan sosial yang dibentuk sejak 1977. Badan tersebut membantu memberikan pendidikan dan lapangan pekerjaan kepada warga miskin.

Saar pernah mendapat bantuan dari Adam Association. Hal itu terjadi ketika dia masih duduk di bangku sekolah.

Pada malam tahun baru kemarin, Sarr hadir untuk membagikan sertifikat bagi 23 lulusan kursus pelatihan keamanan. Dia kemudian berpidato di depan para audiens dan menceritakan kisah manisnya menekuni sepak bola.

“Bagi warga Les Moulins, kita semua harus mengikuti jalan siapa saja yang sudah mencapai hal-hal hebat. Anda tidak boleh memasang penghalang. Karena keberuntungan itu dibuat, baik itu dalam olahraga ataupun profesi lainnya,” ucap Sarr.

2. Panutan warga Les Moulins
Warga Les Moulins sangat mengapresiasi karier Sarr di panggung sepak bola. Nama sang pemain bahkan diambil untuk dijadikan nama taman di sana.

Wajah Sarr juga diukir dalam sebuah seni mural. Banyak yang terkesan dengan keberhasilan Sarr.

“Saya hanya memberikan hal kecil kepada kota ini dan lingkungan sekitar. Ini adalah lingkungan yang sangat baik. Semua orang menyenangkan. Semua orang saling mencintai dan murah hati,” ujarnya.

“Saya coba menjadi orang terbaik yang saya bisa untuk memberikan citra yang positif serta memberi contoh,” tuturnya.

3. Berbakat sejak kecil
Sarr menghabiskan 12 tahun dengan menimba ilmu di akademi Nice. Ketika dipercaya masuk tim senior pada 2016, dia berhasil menjadi pencetak gol termuda kedua dalam sejarah Ligue 1.

Di bawah bimbingan Patrick Vieira, Sarr menjelma jadi salah satu bek muda terbaik Prancis. Dia bisa bermain di berbagai sisi pertahanan.

“Dia memiliki kepribadian seorang pemimpin. Dia bermain dengan sederhana dan jelas,” kata Vieira kepada Sport365.

Artikel Asli