Loading...
Loading…
Skorpedia: PSG, Klub Terbuang yang Punya Mimpi Besar

Skorpedia: PSG, Klub Terbuang yang Punya Mimpi Besar

Olahraga | skor.id | Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:30
- Paris Saint-Germain (PSG) memastikan tiket semifinal Liga Champions 2019-2020.

PSG secara dramatis menyudahi perlawanan Atalanta dengan skor 2-1 di Stadion da Luz, Lisbon, Rabu (12/8/2020) waktu setempat.

Pada laga tersebut, PSG sempat tertinggal lebih dahulu melalui gol Mario Pasalic pada menit ke-27.

PSG berusaha keras mencetak gol penyeimbang dengan memasukkan beberapa pemain bertipe menyerang.

Kebuntuan PSG baru terpecahkan saat Marquinhos menyamakan skor saat laga memasuki menit ke-90.

Bahkan, tiga menit kemudian, Les Parisiens (julukan PSG), bisa mencetak gol kemenangan lewat Eric Choupo-Moting.

Kemenangan ini disambut meriah PSG yang pada laga itu tampil tanpa beberapa pemain inti, seperti Marco Verratti dan Angel di Maria.

PSG akhirnya mematahkan kutukan gagal ke semifinal Liga Champions sejak dimiliki Qatar Sports Invesments (QSI) sejak 2011.

Pembentukan PSG

Lebih spesial, kepastian PSG ke semifinal ini terjadi pada ulang tahun ke-50 klub tersebut.

Sebagai klub yang kini pantas dibilang raksasa Prancis, PSG memang baru berusia setengah abad.

Jauh lebih muda dibandingkan klub-klub besar Eropa macam Real Madrid (118 tahun), Liverpool (128 tahun), AC Milan (120 tahun), ataupun Bayern Munchen (120 tahun).

Bahkan, usia PSG lebih muda ketimbang usia Direktur Teknik klub itu, Leonardo, yang berselisih beberapa bulan.

Awal kisah berdiri PSG saat Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) meminta pengurus Paris FC untuk membentuk sebuah klub ibu kota yang besar pada 27 Mei 1970.

Melalui jajak pendapat orang-orang penting yang terlibat pada 4 Juni 1970, Paris FC memutuskan bergabung dengan Stade de Saint-Germain, yang bermain di Divisi Nasional (Ligue 2).

Paris FC lantas meminta izin mengubah nama klub menjadi Paris Saint-Germain (PSG) pada 11 Agustus 1970.

Sehari berselang, 12 Agustus 1970, PSG diresmikan sebagai nama klub baru yang berbasis di ibu kota Prancis.

Klub terbuang

Perjalanan PSG sebagai klub ibu kota Prancis tidak berjalan mulus pada awal-awal tahun berdirinya.

Pemerintah kota Paris menolak mendukung PSG karena dianggap bermarkas di luar kota, tepatnya Saint-Germain-en-Laye, yang berjarak hampir 20 km dari pusat kota Paris.

Perpecahan pun terjadi dengan meminta Paris FC memisahkan diri dengan Stade Saint-Germain yang saat itu bernama PSG.

Keinginan pemerintah kota terwujud dengan terjadi perpisahan kerja sama antara dua klub itu.

Paris FC kembali bermain di kasta tertinggi Prancis, sementara PSG tetap mendapatkan hak nama dan diberikan para pemain amatir, namun harus turun ke Divisi Tiga.

Tidak perlu waktu lama bagi PSG untuk promosi ke Ligue 1 pada 1974 dan secara bersamaan Paris FC justru turun divisi.

Nasib dua tim tersebut pun berbalik karena PSG ternyata lebih superior ketimbang Paris FC.

Hingga sekarang, PSG sudah meraih 9 gelar Ligue 1, 13 Piala Prancis, 9 Piala Liga Prancis, dan 9 Piala Super Prancis, yang kebanyakan diraih pada era kepemilikan QSI.

PSG juga sempat menjadi juara antarklub Eropa, yakni Piala Winners 1995-1996, dan Piala Intertoto 2001, yang kini dua ajang tersebut sudah tidak ada.

Dengan status klub terkuat Prancis saat ini, PSG begitu berambisi meraih kesuksesan di Liga Champions.

Catatan terbaik PSG adalah lolos ke semifinal Liga Champions 1994-1995.

Kini, bisakah PSG mewujudkan ambisinya di Liga Champions musim ini?

Jika mampu, hal itu tentu menjadi kado ulang tahun ke-50 terbaik bagi PSG dan para pendukungnya.

Well , apapun hasilnya nanti, Selamat Ulang Tahun, PSG!

Ikuti juga Instagram , Facebook , dan Twitter dari Skor Indonesia.

Hasil Liga Champions: PSG Singkirkan Atalanta Secara Dramatis

Pelatih PSG Minta Pembuktian Dari Mauro Icardi di Perempat Final Liga Champions

Original Source

Topik Menarik