Loading...
Loading…
Marcus/Kevin Turun dari Peringkat Satu Dunia

Marcus/Kevin Turun dari Peringkat Satu Dunia

Olahraga | koran-jakarta.com | Kamis, 22 September 2022 - 03:08

JAKARTA - Posisi pasangan ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo turun ke peringkat dua dunia. Pasangan berjuluk "The Minions" itu sebelumnya selama 214 pekan secara beruntun menguasai puncak peringkat BWF.

Marcus/Kevin untuk pertama kali tercatat sebagai peringkat satu dunia pada 16 Maret 2017, sebelum sempat turun ke peringkat tiga dan kembali ke puncak peringkat dunia pada 27 September 2017.

Takuro Hoki/Yugo Kobayashi menjadi ganda putra top dunia yang baru setelah mengumpulkan total poin 102.050, menyalip pasangan Indonesia itu dengan selisih 1.723 poin.

Setelah merasakan total 226 pekan di puncak peringkat BWF, ganda putra Indonesia tersebut mengalami penurunan performa dan belum merengkuh satu gelar pun pada tahun ini. Situasi itu diperburuk oleh Marcus juga sedang menjalani pemulihan cedera sehingga mereka beberapa kali melewatkan turnamen.

"The Minions" terakhir kali naik podium teratas pada Indonesia Open 2021. Sedangkan pasangan Jepang tercatat tiga kali menjuarai turnamen pada tahun ini ketika mereka tampil di final Thomas Cup, Thailand Open, dan Malaysia Open.

Dua wakil lain Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjaga posisi mereka di peringkat empat dan enam.

Sementara itu, ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menembus peringkat 30 besar dalam daftar ranking terbaru BWF yang dirilis awal pekan ini.

Dalam daftar peringkat terbaru BWF untuk pekan ke-38 musim kompetisi 2022, Apriyani/Fadia naik tiga strip ke peringkat 28 dunia dengan koleksi 45.690 poin.

Ganda putri yang baru dipasangkan pada awal tahun ini dan melakukan debutnya di SEA Games Vietnam, Mei lalu terus mengalami peningkatan peringkat seiring dengan penampilan konsisten kedua pemain itu dalam beberapa turnamen yang mereka ikuti sepanjang tahun ini.

Apriyani/Fadia pertama kali mendapat peringkat dunia BWF di posisi ke-210 setelah menjadi runner-up Indonesia Masters 2022 yang digelar pada Juni.

Peringkat mereka kemudian melesat menembus 100 besar dunia setelah melaju ke perempat final turnamen Super 1000 Indonesia Open 2022.

Perlahan tapi pasti, peraih emas SEA Games Vietnam itu terus berupaya membuktikan diri menjadi penerus ganda putri Indonesia yang telah ditinggalkan Greysia Polii yang memutuskan pensiun. Apriyani/Fadia meraih gelar super series pertama mereka dalam ajang Malaysia Open 2022 (Super 750) Juli lalu setelah mengalahkan sederet ganda putri elite dunia lainnya.

Kemenangan tersebut berhasil membawa mereka naik hingga 54 angka ke peringkat ke-79 dunia. Apriyani/Fadia meraih gelar keduanya di Singapore Open 2022, Juli, yang mengantarkan mereka naik peringkat menembus 50 besar dunia.

Pelatih ganda putri Indonesia Eng Hian memang menargetkan anak didiknya tersebut bisa segera menembus ranking delapan besar dunia agar dapat mengikuti turnamen kualifikasi Olimpiade Paris 2024. "Target Apri/Fadia secepat mungkin masuk top elite dunia, yaitu ranking delapan besar," ujar Eng Hian.

Peringkat satu dunia ganda putri masih ditempati pasangan Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, diikuti dua wakil Korea Selatan yaitu Kim So Yeong/Kong Hee Yong dan Lee So Hee/Shin Seung Chan yang masing-masing menduduki posisi kedua dan ketiga. ben/S-2

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{