Loading...
Loading…
Bos Yamaha Kecewa Fabio Quartararo Hanya Finis ke-5 di MotoGP San Marino 2022

Bos Yamaha Kecewa Fabio Quartararo Hanya Finis ke-5 di MotoGP San Marino 2022

Powered by BuddyKu
Olahraga | Sportstars | Senin, 05 September 2022 - 10:36

MISANO Manajer Tim Monster Energy Yamaha Massimo Meregalli, kecewa melihat Fabio Quartararo hanya finis kelima dalam balapan MotoGP San Marino 2022 minggu malam. Meski begitu, menurutnya poin yang dibawa pulang olehnya sangat penting untuk mempertahankan gelar juaranya musim ini.

El Diablo julukan Quartararo- menjalani balapan yang cukup ketat setelah start dari posisi delapan. Dia sempat naik ke tempat keenam pada lap-lap awal balapan setelah beberapa rider mengalami insiden beruntun.

Namun, setelah itu juara MotoGP 2021 tersebut tertahan cukup lama di belakang sang rival, Aleix Espargaro. Dia baru bisa menyalipnya saat balapan tersisa 22 lap ketika rider Aprilia itu melebar di Tikungan 13 dan merebut posisi kelima.

Setelah itu, pembalap asal Prancis tersebut menjauh dari Espargaro tetapi dia juga berselisih jauh dengan empat pembalap di depannya. Pada akhirnya, dia tetap berada di posisi lima saat melewati garis finis dengan selisih sekitar 5,7 detik dari sang pemenang, Francesco Bagnaia.

Meregalli pun mengaku kecewa dengan hasil yang didapat oleh Quartararo meski memang telah memprediksi bahwa balapan di Misano akan berjalan sulit untuk Yamaha. Namun menurutnya, pembalap bintangnya itu memang sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya untuk menggeber M1 2022-nya itu.

Hari ini kami mendapat hasil yang mengecewakan. Dari sesi kualifikasi kemarin, kami tahu ini akan menjadi balapan yang sulit, mulai dari baris ketiga dan keempat, tetapi kami berharap memiliki paket yang lebih baik, kata Meregalli dilansir dari laman resmi Yamaha, Senin (5/9/2022).

Namun tetap saja, Fabio sudah mengerahkan semua yang dia harus maksimalkan. Hasilnya adalah tempat kelima dan 11 poin ini penting untuk kejuaraan, tapi kami pasti menginginkan lebih banyak di trek seperti ini, ia menambahkan.

Ya, 11 poin yang dibawa pulang oleh El Diablo dari Misano memang sangat penting dalam usahanya mempertahankan gelar juara MotoGP tahun ini daripada tidak meraih poin sama sekali. Sebab, dengan hasil tersebut saja, Pecco sapaan Bagnaia- sudah semakin mendekatinya dari posisi kedua klasemen dengan jarak 30 poin.

Dengan enam balapan tersisa, tentu saja masih sangat besar peluang pembalap Ducati Lenovo itu untuk menyingkirkan Quartararo dari puncak klasemen dan merebut gelar juara MotoGP tahun ini. Untuk itu, sang pembalap tim pabrikan Yamaha wajib naik podium lagi atau menang balapan lagi agar bisa memutus dominasi Pecco, yang sudah memenangkan empat balapan terakhir.

Original Source

Topik Menarik