Loading...
Loading…
Minim Anggaran, Atlet Bulu Tangkis KBB Terancam Tak Maksimal di Porprov Jabar 2022

Minim Anggaran, Atlet Bulu Tangkis KBB Terancam Tak Maksimal di Porprov Jabar 2022

Powered by BuddyKu
Olahraga | Inews | Selasa, 23 Agustus 2022 - 09:17

BANDUNG BARAT, iNews.id - Atlet bulu tangkis di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terancam tak berprestasi masksimal di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jabar pada November 2022. Ini bisa terjadi lantaran pembinaan para atlet dilakukan dengan anggaran minim.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) KBB Ujang Rohman mengatakan, sebanyak 14 atlet bulu tangkis KBB berhasil lolos babak kualifikasi Porprov Jabar 2022. Mereka terdiri atas enam putri dan delapan putra.

Ini sejarah buat KBB karena berhasil meloloskan 14 atlet bulu tangkis ke Porprov Jabar 2022. Namun kesuksesan itu harus dihadapkan pada kendala anggaran yang sangat minim, kata Ketua PBSI KBB, Senin (22/8/2022).

Ujang Rohman menyatakan, anggaran yang dibutuhkan untuk melakukan pembinaan sekitar Rp320 juta saat pelaksanaan Porprov Jabar 2022. Anggaran itu di luar kegiatan latihan, makan, suplemen, vitamin, dan lain-lain. Kebutuhan anggaran sudah diajukan namun belum ada kejelasan apakah ada atau tidak.

Kalau tidak ada, ujar Ujang Rohman, PBSI KBB berupaya semampunya untuk memberangkatkan atlet bulu tangkis ke Porprov Jabar 2022. Sebab harapan paling besar tentu ada bantuan pemerintah daerah. Sebab, untuk mencari sponsor atau program bapak asuh tidak mudah.

Kalau anggaran tidak turun, ya paling (prestasi) seadanya saja. Karena kalau gak jadi berangkat, kasihan para atlet yang sudah berjuang lolos dari BK Porprov Jabar 2022, ujar Ujang Rohman.

Persoalan lain yang juga dihadapi PBSI KBB, tutur Ujang, adalah uang kontrak bagi para atlet tersebut. Sebanyak 14 atlet dikontrak Rp1 juta per bulan. Sedangkan subsidi dari KONI KBB hanya Rp500.000 per bulan sehingga masih ada kekurangan yang harus ditutupi.

Butuh sekitar Rp160 juta untuk kontrak pemain selama setahun. Sementara, subsidi dari KONI hanya setengahnya dan itupun kadang pencairannya tertunda. Sayang kalau atlet tidak diperhatikan, mereka punya potensi meraih medali di porprov nanti, tutur Ketua PBSI KBB.

Original Source

Topik Menarik