Loading...
Loading…
Dituding Memberontak, Mantan Pemimpin Taliban Ini Dieksekusi

Dituding Memberontak, Mantan Pemimpin Taliban Ini Dieksekusi

Powered by BuddyKu
Olahraga | Inews | Kamis, 18 Agustus 2022 - 09:35

KABUL, iNews.id - Salah satu mantan pemimpin Taliban dieksekusi dengan cara ditembak sampai mati. Dia dituding telah memberontak terhadap pemerintah.

Korban bernama Mawlawi Mahdi. Dia ditembak mati oleh pasukan Taliban di dekat perbatasan dengan Iran. Mahdi dieksekusi saat hendak berusaha melarikan diri dari negara itu.

Mawlawi Mahdi merupakan komandan pertama yang berasal dari komunitas minoritas Syiah Hazara.

Sejauh ini asal-usul perselisihan antara Mahdi dan Taliban belum diumumkan. Tetapi selama Juni, Kementerian Pertahanan telah berbicara tentang operasi pembersihan terhadap pemberontak di Afghanistan utara.

Kementerian Pertahanan Afghanistan pada Rabu (17/8/2022) mengatakan, pengangkatan Mahdi sebagai komandan beberapa tahun lalu disebut-sebut sebagai contoh perubahan sikap Taliban terhadap minoritas. Dia menjadi sorotan setelah Taliban menguasai Afghanistan pascapenarikan pasukan barat tahun lalu.

Lembaga tersebut menggambarkan Mahdi sebagai pemimpin pemberontak di sebuah distrik provinsi utara Sar-e-Pol.

Sebuah sumber Taliban mengatakan kepada Reuters, Mahdi telah berselisih dengan Taliban dan memberontak terhadap kepemimpinan kelompok itu. Pernyataan itu mengatakan, dia terbunuh di Herat dekat perbatasan dengan mayoritas Syiah Iran saat mencoba melarikan diri.

Taliban merupakan pengikut garis keras dari cabang Islam Sunni dan sebelumnya hampir secara eksklusif dikaitkan dengan etnis Pashtun. Baru-baru ini, kelompok tersebut telah berusaha untuk memasukkan anggota etnis lain dan beberapa Syiah.

Hazara, penduduk asli pegunungan tengah Afghanistan merupakan kelompok etnis Syiah terbesar di negara itu. Setelah Taliban membentuk pemerintahan tahun lalu, Mahdi diberi jabatan kepala intelijen di sebuah provinsi tengah.

Original Source

Topik Menarik