Legenda MotoGP Loris Capirossi Ungkap Alasan Identik dengan Nomor 65

Legenda MotoGP Loris Capirossi Ungkap Alasan Identik dengan Nomor 65

Olahraga | BuddyKu | Senin, 1 Agustus 2022 - 19:00
share

BOLOGNA Legenda MotoGP Loris Capirossi menceritakan alasannya menggunakan nomor 65 sepanjang karier balapnya. Menurutnya, nomor tersebut banyak membawa keberuntungan baginya.

Capirossi memulai kariernya di ajang Grand Prix di kelas 125 cc pada 1990 silam. Bersama Honda, Capirossi sukses merengkuh gelar juara dalam musim debutnya.

Sejak itu, pembalap asal Italia itu selalu menggunakan nomor 65 pada motornya di semua tim yang pernah dibelanya seperti Sito Pons, Ducati Corse, Suzuki, dan terakhir Pramac Racing. Bahkan, nomor tersebut digunakannya sampai satu tahun sebelum dirinya pensiun.

Pria yang kini berusia 49 tahun itu pun mengungkapkan alasannya memilih nomor 65 untuk digunakan sepanjang karier balapnya. Menurutnya, nomor tersebut dipilihnya karena membawanya menjadi juara dunia 125 cc pada 1990 lalu dan nomor itu juga digunakannya saat memenangkan balapan di musim itu.

Nomor itu memberikan saya banyak keberuntungan. Saya menggunakannya di balapan pertama saya pada 1987, hampir sampai akhir. Itu adalah nomor yang saya pilih secara kebetulan karena mereka memberikannya kepada saya di balapan pertama saya, kata Capirossi dilansir dari Motosan, Senin (8/1/2022).

Di kejuaraan dunia Grand Prix tahun 1990, tidak ada nomor tetap, berubah dari balapan ke balapan, tetapi di GP yang saya menangkan saya memakai nomor 65. Nomor yang saya pakai juga di Phillip Island ketika saya memenangkan gelar. Sejak saat itu, 65 menjadi nomor saya, Capirossi menambahkan.

Satu-satunya musim MotoGP yang dilewati Capirossi tanpa nomor 65 adalah pada musim terakhirnya di balapan motor paling elite di dunia itu, yakni pada 2011 lalu. Kala itu, dia memakai nomor 58 untuk menghormati rider Italia yang kehilangan nyawa karena kecelakaan saat balapan, Marco Simoncelli.

Sebagai informasi tambahan, pria yang lahir di Bologna itu mencapai presasi tertingginya di MotoGP pada musim 2006 lalu. Saat itu, dia finis di posisi tiga dalam klasemen akhir dalam balutan seragam Ducati Corse.

Kini, Capirossi bertugas sebagai Race Direction yang mewakili Dorna di ajang MotoGP. Tugasnya cukup penting, yakni menilai kondisi trek ketika terjadi kecelakaan besar yang meninggalkan bekas oli atau kotoran dari motor. Juga ketika hujan dia memberi penilaian apakah kondisi trek terlalu berbahaya atau tidak untuk tetap menggelar balapan.

Topik Menarik