Loading...
Loading…
Wapres Maruf Amin Wanti-wanti Sanksi WADA Tidak Terulang Kembali

Wapres Maruf Amin Wanti-wanti Sanksi WADA Tidak Terulang Kembali

Olahraga | sindonews | Jumat, 13 Mei 2022 - 09:55

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mewanti-wanti agar sanksi Badan Anti-Doping Dunia atau World Anti-Doping Agency (WADA) tidak terulang kembali. Sebelumnya, Indonesia tidak bisa mengibarkan Bendera Merah Putih di ajang olahraga Internasional.

"Saya ingin mengingatkan bahwa olahraga adalah tentang sportivitas sehingga aturan organisasi olahraga dunia harus kita patuhi untuk kebaikan bersama. Termasuk pengalaman kita bagi para atlet Indonesia pemberian sanksi World Anti Doping atau WADA kepada Anti Doping Indonesia agar ini tidak terulang di masa yang akan datang," tegas Wapres dikutip dari pernyataannya, Jumat (13/5/2022).

WADA telah menjatuhkan sanksi kepada Indonesia melalui Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) pada 7 Oktober 2021 lalu akibat tidak patuh terhadap Test Doping Plan (TDP) tahun 2020. Sehingga, bendera Merah Putih tidak bisa berkibar salah satunya ketika Indonesia memenangkan Piala Thomas 2020, di Ceres Arena, Denmark pada 17 Oktober 2021 lalu.

Kini, Indonesia juga terancam tidak bisa mengibarkan Bendera Merah Putih lagi dikarenakan LADI yang kini bernama Indonesia Anti Doping Organization (IADO) atas laporan tindakan korektif karena belum menjalankan aturan sesuai dengan Kode WADA 2021.

Baca Juga :
Menpora: Satuan Tugas Masih Investigasi Sanksi WADA

Bahkan, menurut Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, jika masalah ini tidak bisa diselesaikan sebelum 23 Juni, Indonesia terancam sanksi dan tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih.

Merespon hal ini, Wapres pun meminta agar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) perkuat koordinasi agar sanksi serupa tidak terjadi. "Saya meminta kita semua memetik pelajaran yang berharga ini dan saling mengingatkan terutama Kementerian Pemuda dan Olahraga memperkuat koordinasi dengan berbagai Organisasi Olahraga Indonesia," tegas Wapres.

Original Source

Topik Menarik