Loading...
Loading…
Atletico Madrid vs Real Madrid: 5 Laga Klasik El Derbi Madrileno

Atletico Madrid vs Real Madrid: 5 Laga Klasik El Derbi Madrileno

Olahraga | skor.id | Minggu, 08 Mei 2022 - 09:45

SKOR.id - Atletico Madrid dan Real Madrid akan bentrok pada Senin (9/5/2022) dini hari WIB.

Derbi Madridatau juga dikenal El Derbi Madrileno salah satu pertarungan tim sekota paling sengit di Spanyol.

Hanya, untuk kali ini memang atmosfernya berbeda karena Real Madrid telah memastikan gelar Liga Spanyol 2021-2022 ini.

Meski demikian, laga ini bakal berjalan ketat karena Atletico Madrid memiliki misi untuk mengamankan posisi mereka di zona Liga Champions.

Ini merupakan El Derbi Madrileno yang ke-229 dalam laga kompetitif di semua ajang. Dari 228 duel sebelumnya, Madrid meraih 113 kemenangan, dengan 56 di antaranya dimenangkan Atletico Madrid.

Khusus di Liga Spanyol, keduanya sudah bertemu dalam 169 laga dengan 90 pertandingan dimenangkan Real Madrid dan 39 Atletico Madrid.

Duel dua klub sekota ini juga selalu memunculkan kembali sejarah masa lalu di antara keduanya, termasuk dari segi identitas.

Stereotip perbedaan budaya yang lahir dari tanah Madrid menjadi muara duel klub ini selalu bertensi tinggi.

Los Merengues mewakili kaum kelas atas sementara tetangganya merepresentasi kaum buruh.

Baca Juga :
5 Pemain yang Tampil Bagus dan Buruk di Laga Atletico Madrid vs Real Madrid

Perbedaan kelas ini yang membuat duel di antara mereka sangat berarti. Ada gengsi yang dipertaruhkan.

Dari semua pertemuan tersebut, ada lima pertandingan yang dianggap banyak kalangan sebagai duel klasik. Berikut rangkumannya:

1. Pekan Ke-20 La Liga 1996-1997 - Dobel Gol Raul Gonzalez Atletico Madrid 1-4 Real Madrid

Lima tahun setelah meninggalkan akademi Atletico Madrid, Raul Gonzalez menjadi belati dalam kekalahan mantan klubnya tersebut.

Musim 1996-1997 adalah pertarungan sengit memperebutkan gelar liga karena tipisnya jarak antara Barcelona dan Real Madrid.

Pada 17 Januari di pekan ke-20, Barcelona sepertinya bisa mendepak Madrid dari puncak klasemen setelah Atletico berhasil unggul lebih dulu atas Real Madrid di Calderon.

Namun, Gonzalez menyelamatkan Los Blancos lewat dua golnya di menit ke-46 dan 82. Setelah itu beruntun Clarence Seedorf dan Victor menjebol gawang Los Rojiblancos.

Hasil 4-1 di kandang Atletico tersebut membuat usaha Madrid untuk mempertahankan gelar tetap hidup.

Di akhir musim, Real memenangkan gelar La Liga dengan 92 poin, unggul 2 poin dari Barcelona.

Baca Juga :
Sejarah Festival Setengah Lusin Gol dalam Derbi Real Madrid vs Atletico

2. Final Liga Champions 2014 - La Decima setelah 12 Tahun Real Madrid 4-1 Atletico Madrid

Derby Madrid pertama di Liga Champions tersaji di Stadion Da Luz, Lisabon, Portugal. Mereka pernah bentrok sebelumnya tapi tidak pernah di fase sistem gugur.

Saat itu, Real Madrid sedang berusaha mencari trofi Liga Champions kesepuluh (La Decima) setelah gagal melakukannya dalam 12 tahun terakhir.

Bayang-bayang kegagalan tersebut sepertinya kembali terjadi setelah Atletico memimpin 1-0 sampai menit ke-90 berkat gol tandukan Diego Godin.

Namun, keajaiban itu datang lewat aksi heroik Sergio Ramos. Sang kapten mencetak gol sundulan pada menit ke-90+3.

Gol tersebut memaksa perpanjangan waktu, dan ketika Gareth Bale merobek gawang Thibaut Courtois pada menit ke-110, mental Atletico pun langsung ambruk.

Setelah itu, dua gol tambahan Los Blancos dilesakkan Marcelo Vieira dan Cristiano Ronaldo. Pertandingan pun berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Real Madrid.

3. Final Copa del Rey 2013 - Atletico Akhirnya Menang setelah 14 Tahun Real Madrid 1-2 Atletico Madrid

Ketika dua gol Jimmy Floyd Hasselbaink membantu Atltico meraih kemenangan derby pada 1999, tidak banyak yang tahu bahwa itu kemenangan derby Atleti terakhir selama 14 tahun.

Saat keduanya bertemu di final Copa del Rey 2013 di Bernabeu, 23 pertandingan telah berlalu dengan Los Rojiblancos selalu gagal meraih kemenangan atas rivalnya itu.

Tren buruk itu sepertinya bakal berlanjut setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol lewat tandukan pada menit ke-15.

Namun, Diego Simeone punya rencana lain. Atletico ini yang menjuarai Liga Europa musim sebelumnya lalu menekuk Chelsea di Piala Super Eropa kali ini tim berbeda.

Atletico bangkit dan mampu membalas lewat gol Diego Costa pada menit ke-35 dan laga pun harus memainkan perpanjangan waktu.

Di waktu tambahan, Miranda memastikan kemenangan Atletico lewat golnya pada menit ke-98.

Diusirnya Ronaldo jelang laga berakhir melengkapi kemenangan termanis Los Rojiblancos hari itu.

4. Final Copa del Rey 1992 - Motivasi Ampuh dari Luis Aragones Atletico Madrid 2-0 Real Madrid

Bagi sebagian besar fans Atletico Madrid, sukses atas Real Madrid di final Copa del Rey 1992 jadi salah satu yang terpatri dalam ingatan mereka.

Baca Juga :
Livescore; Real Madrid Keok di Markas Atletico Madrid

Kabarnya kemenangan tersebut lantaran perkataan pelatih Luis Aragones yang memotivasi Los Rojiblancos untuk menaklukkan Los Blancos di Bernabeu.

"Lihat botol ini?" Luis Aragones bertanya kepada timnya saat itu. Mereka semua lalu melihat botol itu, dan sang pelatih melanjutkan perkataannya.

"Kita akan menempelkannya ke pantat mereka! Tepat di atas! Lupakan taktik. Ini Real Madrid di Bernaeu. Mereka sudah lama sekali mereka mempermalukan kita, sekarang kesempatan kita untuk membalasnya!" kata Aragones.

Ucapan sang pelatih terbukti ampuh. Laga baru berjalan tujuh menit, Bernd Schuster sudah berhasil menggetarkan gawang Madrid yang dikawal Buyo.

Setelah ada gol kedua Los Rojiblancos yang dibukukan Futre. Atletico pun berhasil mempermalukan Real Madrid lantaran tidak mampu mencetak sebiji gol pun.

5. Pekan Ke-12 La Liga 2016-2017 - Hat-trick Ronaldo di Calderon Atletico Madrid 0-3 Real Madrid

Kemenangan gemilang Real Madriddipertandingan inimemecahkan rekor dalam banyak hal. Pertama, itu jadi kemenangan kunci dalam gelar La Liga pertama Real setelah menunggu empat tahun.

Cristiano Ronaldo, seperti biasa, menjadi pusat perhatian. Dia mencetak hat-trick ke-39 dalam kariernya di Vicente Caldron: lewat tendangan bebas, penalti, dan sepakan kaki kanan.

Gol-gol tersebut membuatnya menyalip Alfredo di Stefano sebagai pencetak gol terbanyak dalam derby dengan 17 gol.

Kekalahan ini jadi pil pahit yang harus ditelan Atleti dan Diego Simone lantaran terjadi di derbi liga terakhir di Calderon sebelum mereka pindah ke Wanda Metropolitano.

Gelandang PSG Leandro Paredes Terang-terangan Ingin Gabung Real Madrid

Original Source

Topik Menarik

{