Loading...
Loading…
Sebastian Vettel Bongkar Masa Suram di Ferrari, Raikkonen: Pasti Ada Penyebabnya!

Sebastian Vettel Bongkar Masa Suram di Ferrari, Raikkonen: Pasti Ada Penyebabnya!

Olahraga | sindonews | Sabtu, 22 Januari 2022 - 04:10

MARANELLO - Sebastian Vettel menceritakan kenangan pahitnya lantaran gagal juara Formula 1 (F1) bersama Ferrari. Pengakuan pembalap asal Jerman itu ditanggapi Kimi Raikkonen yang terakhir kali membantu tin Kuda Jingkrak meraih gelar.

Terakhir kali pabrikan asal Italia itu menjadi juara dunia pada edisi 2007. Saat itu, Raikkonen berhasil mengumpulkan poin terbanyak pada akhir musim.

Sedangkan Vettel baru bergabung pada 2015 setelah tampil cemerlang bersama Red Bull Racing. Namun, hingga lima musim bersama Scuderia Ferrari, dia belum pernah menjadi juara dunia. Torehan terbaiknya hanya dua kali jadi runner-up.

Situasi ini jauh berbeda dibanding saat membela Red Bull Racing. Selama enam musim bertugas, dia bisa merebut empat gelar pada 2010, 2011, 2012 dan 2013.

Imbasnya, Vettel hengkang pada akhir 2020 dan bergabung dengan Aston Martin hingga saat ini. Meski demikian, kegagalan yang dirasakannya di Ferrari masih membekas hingga sekarang.

"Sejak saya bergabung, kami telah mencoba segalanya bersama untuk memperjuangkan kejuaraan, yang kami lakukan dalam beberapa kesempatan," kata Vettel dilansir dari Planet F1.

Baca Juga :
Akhir Mengecewakan, Begini Perjalanan Kimi "Iceman" Raikkonen

"Kami tidak memenangkan kejuaraan. Jadi, dalam hal itu, melihat ke belakang Anda dapat mengatakan bahwa saya telah gagal, kami telah gagal," tambahnya kecewa.

Menanggapi kisah itu, Raikkonen mengatakan setuju semua pembalap ingin menjadi juara dunia. Terlebih, Vettel membela tim sekelas Ferrari.

Akan tetapi, pembalap berjuluk The Iceman itu juga tidak memungkiri pasti ada penyebab dibalik kegagalan tersebut. Sebab, belum tentu semuanya karena faktor kendaraan.

"Kita semua di sini untuk menang. Jika Anda tidak menang, maka itu semacam kegagalan. Saya tidak bermaksud buruk, karena ada banyak alasan di baliknya," kata Raikkonen dilansir dari Planet F1.

"Jika Anda berada di tim di mana Anda diharapkan untuk menang, Anda dapat mengatakan itu gagal atau tidak masalah sama sekali. Tapi itulah yang kadang terjadi," jelas mantan pembalap asal Finlandia itu.

Kini Raikkonen memutuskan pensiun untuk kedua kalinya pada akhir musim lalu. Sebelumnya dia membela Alfa Romeo Racing sejak 2019.

Original Source

Topik Menarik