11 Rekrutan Gagal di Liga Inggris, Chelsea Paling Banyak

inewsid | Olahraga | Published at 29/05/2020 06:10
11 Rekrutan Gagal di Liga Inggris, Chelsea Paling Banyak

LONDON, iNews.id - Punya nama besar sudah seharusnya seorang striker bisa membuktikan kualitasnya dalam urusan mencetak gol. Namun, tidak sedikit penyerang yang gagal memberikan kontribusi bagi timnya.

Beberapa pemain tentunya dibeli dengan mempertimbangkan perform di tim sebelumnya. Namun, hal itu tak menjamin mereka bisa beradaptasi dengan baik di klub barunya.

Dilabeli pembelian gagal memberikan citra negatif kepada pemain tersebut. Nasib mereka pun tak bertahan lama dan akhirnya pindah.

Berikut penyerang bintang yang dianggap gagal di Premier League, berdasarkan The Sun:

1. Diego Forlan (MU)

Ketika masih membela Independiente, penampilan Forlan begitu mempesona. Manchester United (MU) pun tak ragu mendatangkannya ke Old Trafford pada 2002.

Diharapkan jadi mesin gol Setan Merah, Forlan hanya mampu mencetak 17 gol dari 98 penampilannya bersama The Red Devils. Akibatnya, dia pun dilepas MU ke Villareal pada 2004.

Diego Forlan saat memperkuat Manchester United

2. Fernando Morientes (Liverpool)

Berbekal pengalaman di Real Madrid, Morientes diharapkan bisa menjadi bintang ketika datang ke Liverpool pada 2005. Namun, harapan tersebut justru sama sekali tak menjadi kenyataan.

Performa Morientes jauh di ekspektasi. Dari 61 pertandingan yang dijalani, dia hanya mampu membuat 12 gol. Catatan tersebut membuatnya dijual ke Valencia pada 2015.

Fernando Morientes kesulitan beradaptasi di Liverpool

3. Hernan Crespo (Chelsea)

Nama Hernan Crespo begitu bersinar ketika masih membela Lazio dan Inter Milan. Saat Roman Abramovich mengakuisisi Chelsea pada 2003, Crespo menjadi nama bintang pertama yang direkrut.

Akan tetapi, penampilan Crespo di Stamford Bridge justru melempem. Selama lima tahun berada di London, dia cuma bisa membuat 20 gol. Pada 2008 The Blues menjualnya.

Hernan Crespo tampil melempem bersama Chelsea

4. Andriy Shevchenko (Chelsea)

Setelah Crespo, Chelsea mencari bintang lain dari Serie A. Kali ini, mereka mereka mendatangkan penyerang legendaris AC Milan, Andriy Shevchenko pada 2006.

Tetapi, nama besarnya tak menjamin Shevchenko bisa beradaptasi di Inggris. Buktinya, dia hanya membuat sembilan gol saja dari 48 pertandingan Premier League.

Andriy Shevchenko tak bisa memenuhi ekspektasi mencetak banyak gol di Chelsea

5. Robinho (Manchester City)

Setelah mampu tampil mempesona di Real Madrid, Manchester City memboyong Robinho ke Etihad Stadium pada 2005. Harapan untuk meraih kesuksesan dengan tim bertabur bintang pun dimulai.

Sayang, pemain asal Brasil itu gagal memberikan penampilan terbaiknya. Dari 41 pertandingan di Premier League, dia membuat 14 gol sebelum dipinjamkan ke Santos.

Robinho saat berseragam Manchester City

6. Radamel Falcao (MU dan Chelsea)

Berkat penampilan sensasional bersama Atletico Madrid dan AS Monaco, Falcao dipinjam MU pada 2014. Tetapi, hasilnya kurang memuaskan, dia cuma bisa menorehkan 4 gol dari 26 laga.

Setelah itu, giliran Chelsea yang meminjamnya pada musim berikutnya. Tetapi, Falcao tak mendapat banyak peluang, dia cuma dapat kesempatan bermain 10 laga saja dan mencetak satu gol.

Radamel Falcao gagal mengukir banyak gol saat bersama Chelsea

7. Roberto Soldado (Tottenham Hotspur)

Setelah namanya menggaung di La Liga, Soldado meninggalkan Spanyol untuk bergabung dengan Tottenham pada 2013. Dia pun diharapkan bisa mengangkat performa The Lilywhites.

Hasilnya sungguh diluar dugaan. Walau tampil di 52 laga Premier League, dia hanya bisa mencatatkan tujuh gol. Soldado lalu memilih kembali ke Spanyol pada 2015.

Roberto Soldado gagal tampil oke saat membela Tottenham Hotspur

8. Alexandre Pato (Chelsea)

Ketika masih membela AC Milan, nama Pato digadang-gadang menjadi bintang masa depan. Hal itu membuat Chelsea tertarik untuk mendapatkan jasa pemain asal Brasil itu pada 2016.

Namun, Pato nyaris tidak bermain. Pada laga debut bersama Chelsea di Premier League, dia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-23. Setelah tampil di satu pertandingan lagi, dia dikembalikan ke Corinthians.

Alexandre Pato lebih sering jadi cadangan di Chelsea

9. Gonzalo Higuain (Chelsea)

Higuain didatangkan Chelsea dengan status pinjaman dari Juventus pada 2019 lalu. Mengingat performanya bersama Si Nyonya Tua, harapan terhadap Higuain begitu besar.

Sayang, pemain asal Argentina itu tak bisa berbuat banyak di Stamford Bridge. Setelah 14 pertandingan, dia hanya mampu mencetak lima gol sebelum dikembalikan ke Juventus.

Gonzalo Higuain gagal bersinar saat membela Chelsea

10. Alvaro Morata (Chelsea)

Chelsea kembali melakukan pembelian gagal. Kali ini giliran Alvaro Morata yang didatangkan The Blues pada 2017.

Pemain asal Spanyol itu tampil pada 47 pertandingan dengan mencetak 16 gol. Karena posisinya mulai tersisih, Chelsea meminjamkannya kembali ke Atletico Madrid pada awal musim ini.

Alvaro Morata gagal bersinar saat membela Chelsea

11. Sergei Rebrov (Tottenham Hotspur)

Rebrov merupakan pemain kenamaan Ukraina. Setelah delapan musim mencetak 93 gol untuk Dynamo Kiev, dia menjajal Premier League bersama Tottenham pada 2000.

Sayang, Rebrov kesulitan beradaptasi di Premier League. Selama dua musim bersama The Lily White dia cuma bisa mencetak 10 gol dari 60 pertandingan.

Sergei Rebrov saat berkostum Tottenham Hotspur (foto: The Sun)
Artikel Asli