Open League Ini Bidik Pesepakbola Amatir

Olahraga | republika | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 18:02
Open League Ini Bidik Pesepakbola Amatir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA Geliat dunia digital membuat sejumlah pihak menelurkan berbagai macam terobosan. Kali ini, platform digital Open League menawarkan kesempatan dengan membidik para pecinta sepak bola lewat rangkaian kompetisi amatir yang dibagi menjadi 34 provinsi di Indonesia.

Founder Open League, Dzaka Dermawan Sahid, mengatakan platform ini memberikan kesempatan kepada orang-orang yang tidak mendapatkan sorotan. Ia berharap platform ini bisa memunculkan pemain-pemain berkualitas serta tidak menutup kemungkinan, sang pemain bisa mendapatkan kontrak profesional.

"Open League ingin merangkul komunitas yang ada di Indonesia dan kami wadahi melalui sebuah kompetisi amatir di luar asosiasi. Jadi semuanya bisa bergabung di sini," kata Dzaka dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (9/1/2022).

Dzaka menjelaskan di dalam komunitas ini nantinya ada dua kategori. Ada yang sekadar ingin mencari kesenangan berolahraga dan yang masih muda serta memiliki cita-cita untuk menjadi pemain sepakbola.

Oleh karena itu kami condong untuk mengadakan kompetisinya. Mana tahu ada pihak yang melihat platform itu kemudian tertarik pada sang pemain," ujarnya.

Dzaka melanjutkan, yang membuat Open League ini menjadi semakin seru adalah adanya bursa transfer. Open League, kata dia, ingin memberikan wadah agar tim dan pemain bisa hidup dari sepak bola. Dengan adanya transfer tentu ada imbalan yang nantinya bisa dijadikan sebagai pembangunan klub dan pemain itu sendiri.

"Jadi intinya, Open League ini adalah infrastuktur untuk pemain-pemain amatir. Syukur-syukur bisa loncat dengan adanya pemberitaan dan musim trasnfer," Katanya.

Lebih lanjut, Dzaka mengungkapkan, platform Open League secara resmi akan diluncurkan pada 30 Januari 2022, Kemudian pada Februari 2022, komunitas dapat mendaftarkan diri secara gratis. Adapun liga bakal digelar pada Maret 2022.

"Jadi pada 30 Januari bersamaan dengan peluncuran platform Open League, kami akan memulai liga terlebih dahulu dengan komunitas yang sebelumnya sudah bergabung, ujar Dzaka.

Artikel Asli