Platform Open League, Ajang Sepak Bola Amatir Rasa Liga Profesional

Olahraga | rm.id | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 08:54
Platform Open League, Ajang Sepak Bola Amatir Rasa Liga Profesional

Komunitas sepak bola menjamur dengan beragam eksistensinya saat ini.Para pemain bermacam latar belakang, berkumpul dalam sebuah klub untuk menikmati keseruan bermain sepak bola. Fun Football, begitulah istilah populernya.

Bermain sepak bola, dengan maksud menyalurkan hobi, sambil bersenang-senang, melepaskan rutinitas setelah lelah bekerja. Tapi, tak sedikit komunitas Fun Football menambah uji nyalinya dengan mengikuti berbagai turnamen guna menjajal kemampuan, sekaligus membakar andrenalin.

Sayangnya, turnamen-turnamen tersebut tidak terstruktur dan terekspos secara luas. Padahal, tidak menutup kemungkinan, dalam komunitas fun football itu banyak pemain muda yang punya ballskill maupun mental bertanding berpotensi untuk menjadi pesepakbola profesioal.

Flatform Open League, hadir untuk menjawab kekurangan itu. Pertandingn fun football dibuat lebih seru, menantang, bernilai, terkelola dan diketahui khalayak.

Open League tak ada batas, terbuka untuk semua komunitas. Para komunitas sepakbola akan menjalani liga dengan terstruktur, mengatur jadwal, menentukan lapangan pertandingan, dan perhitungan poin.

Founder Open Leaque, Dzaka Dermawan Sahid, memastikan kalau fase awal atau MVPflatformnya akan mengakomodir dan menjawab kebutuhan pemain sepakbola serta memberikan sensasi yang belum dialami dan dirasakan sebelumnya.

Selain publikasi yang lengkap, beberapa pertandingan juga disiarkan secara langsungmelalui streaming youtube, dengan graphic pagkage seperti line up team, atau nama nama pemain, yang kualitasnya sama dengan versi amatir dari English Premier League, Serie A, bahkan Champions Cup.

Menurut Dzaka, dia dan timnya, telah melakukan riset setahun untuk Open League ini. Hasilnya, banyak pemain dari sebuah komunitas memiliki kemampuan, namun mereka tidak terpantau, karena tidak terekspos.

"Open League ini adalah infrastuktur untuk pemain amatir memperlihatkan kemampuannya secara benar dan terekpos, syukur-syukur bisa naik tinggkat kasta permainannya," kata Dzaka, Sabtu (8/1).

Dzaka menambahkan, di Open Leaque setiap pemain bisa melihat penilaian amatir diri sendiri maupun lawan. Seperti nilai passing, shooting, heading, dribling. Setiap selesai bermain, para pemain bisa intropeksi diri, sekaligus mengamati kualitas lawan.

"Open Leaque tak sekadar bermain sepakbola. Tapi para pemain juga ditantang untuk menyusun strategi dan taktik, didasari dari data yang kami telah tampung" ujar Dzaka

Rencananya, Platform Open League akan dirilis pada 30 Januari 2022 mendatang. Saat ini, sudah ada delapan tim amatir yang akan berpartisipasi di Open League.

"Di komunitas fun football ada dua kategori. Ada yang mencari kesenangan bersepakbola, ada juga yang memiliki cita-cita menjadi pemain sepakbola. Untuk itu Open Leaque siap memfasilitasinya," ujar Dzaka. [ WUR ]

Artikel Asli