Kiper Persik Dilarikan ke RS usai Benturan di Kepala, Roca: Pemain Saya Hampir Dibunuh!

Olahraga | inewsid | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 06:00
Kiper Persik Dilarikan ke RS usai Benturan di Kepala, Roca: Pemain Saya Hampir Dibunuh!

BALI, iNews.id- Insiden mengerikan kembali terjadi di Liga Indonesia. Kiper Persik Kediri Adi Satryo harus dilarikan ke rumah sakit usai benturan di area kepala saat lawan Borneo FC.

Laga berlangsung di Stadion Kapten Wayan Dipta, Bali, Sabtu (8/1/2022). Insiden itu terjadi pada menit 90 di mana gelandang Borneo, Kei Hirose tak sengaja menendang wajah penjaga gawang Persik dengan cukup keras.

Satryo pun sempat tak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-1.

Pelatih Persik Kediri, Javier Roca sempat lari ke lapangan untuk melihat kondisi anak asuhnya. Namun tindakan Roca malah kena kartu merah oleh wasit.

Usai laga, Roca menjelaskan apa yang terjadi di lapangan saat itu. Dia mengaku panik. Sebab, tak ada yang lebih berharga dari pada nyawa pemain.

"Saya mau bicara apa soal pertandingan? kiper saya hampir dibunuh. Susah berkomentar, kalau dipertaruhkan satu nyawa, kita bersukur teman kita masih sadar," kata Roca pada jumpa pers pascalaga, dikutip Minggu (9/1/2022).

Roca menjelaskan kondisi Satryo sudah sadar. Dia menegaskan nyawa lebih penting dari segalanya.

Dia sudah dibawa ke rumah sakit dengan kondisi sadar, tiga poin tidak pantas jika dibandingkan dengan satu nyawa, ucapnya.

Roca juga meminta maaf kepada suporter Persik karena reaksinya kala melihat Satryo terkapar. Sebagaimana diketahui, pelatih berusia 44 tahun itu sempat menginjakkan kaki ke dalam lapangan kala insiden terjadi.

"Saya minta maaf ke suporter Persik Kediri, saya masuk ke lapangan karena sempat panik, karena saat itu , Adi belum sadar, mungkin kita semua dalam kepanikan," katanya.

"Mau saya dikasih kartu merah sepuluh kali pun saya terima, yang penting pemain saya selamat," tuturnya.

Dengan hasil itu, Persik Kediri menghuni peringkat 14 klasemen sementara, dengan mengoleksi 18 poin, hasil empat kemenangan, enam hasil imbang dan delapan kekalahan. Sementara Borneo tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Liga 1, mengantongi 27 poin, hasil tujuh kemenangan, enam hasil imbang dan lima kekalahan

Artikel Asli