Cadangan Abadi di Real Madrid, Gareth Bale Ikrar Setia

Olahraga | sindonews | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 11:02
Cadangan Abadi di Real Madrid, Gareth Bale Ikrar  Setia

MADRID - Harapan Gareth Bale untuk dapat membela Real Madrid secara reguler pada musim ini mungkin tidak akan terpenuhi. Tapi, itu tidak serta merta membuatnya ingin meninggalkan Santiago Bernabeu di bursa transfer musim dingin.

Pelatih Madrid, Carlo Ancelotti menyatakan tidak bisa menjamin Bale akan mendapat jatah bermain. Meski demikian, gelandang serang asal Wales itu tetap berkomitmen karena masih punya kontrak bersama Los Blancos.

Madrid merogoh sekitar 100 juta euro atau sekitar Rp1,7 miliar untuk merekrut Bale dari Tottenham Hotspur pada 2013. Diawal kedatangannya ke Santiago Bernabeu, dia bisa tampil impresif.

Namun, Bale mengalami penurunan performa dan sering cedera. Imbasnya dia jarang dimainkan dan sempat dipinjamkan ke Tottenham. Sekarang dia sudah kembali lagi. Hanya saja, dia masih tetap tersisih.

Musim ini Bale hanya bermain tiga laga, akibat cedera berkepanjangan. Tapi, dia bisa menyumbang satu gol. Meski telah pulih dari cedera, Ancelotti tidak bisa menjamin pemain berusia 32 tahun itu akan sering dimainkan.

Terlebih musim ini akan menjadi periode terakhir Bale di Madrid. Pasalnya, manajemen klub tidak ingin mempertahankan pemain yang total sudah menyumbang 13 gelar bergengsi.

"Dia (Gareth Bale) tidak cedera, dia tidak enak badan dan sedang melakukan beberapa pekerjaan sendiri. Saya tidak tahu apakah dia akan bermain melawan Valencia (di Liga Spanyol)," ucap Ancelotti.

"Tapi, saya akan membawanya ke Arab Saudi untuk melihat apakah dia tersedia untuk pertandingan nanti (Piala Super Spanyol)," lanjut pelatih asal Italia itu dilaman resmi Madrid, Rabu (5/1/2022).

Ancelotti mengatakan Bale tetap berkomitmen meski kontraknya menyisahkan enam bulan lagi. Dia menjelaskan pihak klub akan mencoba melakukan segala cara untuk membantu Bale terhindar dari cedera.

"Bale berkomitmen karena dia punya enam bulan dalam kontraknya dan dia ingin menghormatinya. Kami harus melakukan segala yang mungkin untuk memastikan dia baik-baik saja," jelas Ancelotti.

"Jika pemain tidak nyaman dengan kerja kelompok atau khawatir dia mungkin memiliki masalah, kami harus mengevaluasi dia dan menggabungkan pekerjaan individu," tegasnya.

Artikel Asli