Australia Terbuka 2022: Novak Djokovic Absen, Visanya Ditolak

Olahraga | skor.id | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 09:13
Australia Terbuka 2022: Novak Djokovic Absen, Visanya Ditolak

SKOR.id - Harapan Novak Djokovic tampil di Australia Terbuka 2022 kandas. Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic ditolak masuk ke Australia.

Sejatinya Novak Djokovic sudah mengantongi surat pengecualian medis meski belum divaksinasi. Tapi, petenis Serbia itu Djokovic tetap tak bisa masuk karena visanya ditolak.

Djokovic tiba di Bandara Melbourne pada Rabu (5/1/2022) malam waktu setempat. Tapi ABF (Australian Border Force) menyatakan Djokovic tidak memenuhi persyaratan masuk Australia.

ABF mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa bintang Serbia itu gagal memberikan bukti yang sesuai untuk memenuhi persyaratan masuk ke Australia, dan visanya kemudian dibatalkan.

"Non-warga negara yang tidak memiliki visa masuk yang sah atau yang visanya dibatalkan akan ditahan dan dikeluarkan dari Australia," tambah pernyataan itu.

Tim hukum Djokovic dilaporkan akan menentang keputusan tersebut. Tetapi jika mereka gagal, bintang berusia 34 tahun itu akan terpaksa meninggalkan negara itu.

Djokovic menuju ke Australia setelah mengungkapkan bahwa dia telah diberikan pengecualian medis untuk bersaing di Grand Slam pembukaan musim di Melbourne akhir bulan ini. Djokovic bertekad akan mempertahankan gelar yang telah dia menangkan sembilan kali sebelumnya.

Hanya pemain yang divaksinasi lengkap yang diperbolehkan di turnamen kecuali diberikan pengecualian yang telah diterima Djokovic, yang mengikuti verifikasi dari dua panel medis terpisah di Australia.

Djokovic belum secara terbuka mengungkapkan status vaksin Covid-nya, atau alasan spesifik mengapa ia menerima pengecualian. Tetapi berita bahwa ia telah diizinkan untuk bersaing di Melbourne memicu serangkaian kritik di kalangan warga Australia.

Sebelum kedatangan Djokovic, Perdana Menteri Scott Morrison memperingatkan bahwa jika ada keraguan tentang validitas haknya untuk memasuki negara itu, maka dia akan dikirim pulang di pesawat berikutnya.

Dalam putaran dramatis kisah itu, tampaknya itulah nasib Djokovic.

Sementara kejelasan masih diperlukan atas masalah yang dia temui di perbatasan. Laporan di Australia menyatakan bahwa timnya mungkin telah membuat kesalahan dengan aplikasi visanya.

Djokovic ditahan di sebuah ruangan sementara masalah itu diangkat. Berita itu disambut dengan kemarahan oleh ayahnya, Srdjan, yang mengatakan situasinya "bukan hanya pertarungan untuk Novak, tetapi seluruh dunia."

Di tempat lain, Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengatakan bintang tenis itu adalah korban pelecehan"dan bersumpah bahwa seluruh Serbia ada di belakangnya.

Namun, Perdana Menteri Australia Morrison mentweet bahwa "aturan adalah aturan" saat dia membenarkan langkah-langkah yang diambil terhadap Djokovic.

Banyak yang mempertanyakan bagaimana Djokovic diberikan pengecualian untuk berkompetisi di Australia oleh para profesional medis, hanya untuk kemudian menemui lebih banyak rintangan setibanya di negara itu.

"Visa Tuan Djokovic telah ditolak. Aturan tetaplah aturan, terutama jika menyangkut perbatasan kami," cuit Morrison di media sosial.

"Tidak ada seorang pun yang di atas aturan ini. Kebijakan perbatasan kami yang kuat sangat penting bagi Australia yang memiliki salah satu tingkat kematian COVID terendah di dunia, kami terus waspada."

Australia Terbuka secara resmi dimulai pada 17 Januari di Melbourne Park. Djokovic yakin dia telah diberi kesempatan untuk memenangkan gelar keempat berturut-turut di venue tersebut dan berpotensi mengukir rekor gelar Grand Slam ke-21 secara keseluruhan.

Namun, skenario itu sekarang tampaknya tidak mungkin. Kecuali tim hukum Djokovic dapat memenangkan pertempuran. Jika tidak, petenis unggulan itu menghadapi penerbangan panjang lainnya.***

Australian Open Tanpa Williams Bersaudara untuk Kali Pertama Sejak 1997

Mundur dari ATP Cup, Novak Djokovic Masih Mungkin Tampil di Australian Open 2022

&
Artikel Asli