Ditahan di Bandara Gara-gara Visa, Djokovic Batal Mentas di Australian Open 2022?

Olahraga | indosport.com | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 08:02
Ditahan di Bandara Gara-gara Visa, Djokovic Batal Mentas di Australian Open 2022?

INDOSPORT.COM Novak Djokovic nampaknya haris mengucapkan selamat tinggal pada Australian Open 2022 karena dia ditolak masuk ke Melbourne karena visa bermasalah.

Petenis asal Serbia itu dilaporkan tiba di Bandara Tullamarine, Melbourne, Rabu (05/01/22) waktu setempat. Dia menjalani penerbangan 14 jam dari Dubai demi tampil di Australia Open 2022.

Namun, Djokovic justru ditahan di bandara selama berjam-jam untuk menjalani pemeriksaan setelah pemerintah Victoria tidak mengizinkan aplikasi visa Djokovic.

Dilansir dari The Guardian, visa tetap ditolak meski sudah menjalani pemeriksaan. Alhasil, Djokovic dijadwalkan akan diterbangkan keluar dari negara tersebut pada Kamis (06/01/22).

Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Pasukan Perbatasan Australia (ABF), bahwa Djokovic tidak diijinkan masuk karena sang petenis tidak mampu menunjukkan persyaratan masuk ke Australia.

ABF akan terus memastikan bahwa mereka yang tiba di perbatasan kami mematuhi undang-undang dan persyaratan masuk kami, demikian bunyi sebuah pernyataan ABF.

ABF mengonfirmasi bahwa Djokovic gagal memberikan bukti yang sesuai untuk memenuhi persyaratan masuk ke Australia, dan kemudian visanya dibatalkan.

Non-warga negara yang tidak memiliki visa masuk yang sah atau yang visanya dibatalkan akan ditahan dan dikeluarkan dari Australia.

Meski demikian, kuasa hukum Djokovic kabarnya menentang keputusan tersebut. Pasalnya, pemerintah Victoria tidak memberikan alasan masuk akal terkait pembatalan visa Djokovic.

Meski demikian, alasan penolakan visa Djokovic ini sudah jelas karena satatis vaksinasi COVID-19 petenis nomor 1 dunia yang tengah menjadi kontroversi.

Pemerintah Australia melarang orang dari luar negeri yang belum melakukan vaksinasi lengkap masuk ke negara tersebut, kecuali orang yang bisa membuktikan secara medis tidak memungkinkan disuntik vaksin Covid.

Artikel Asli