Kaleidoskop 2021: 7 Momen Penentuan Perebutan Gelar Juara F1

Olahraga | skor.id | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 14:00
Kaleidoskop 2021: 7 Momen Penentuan Perebutan Gelar Juara F1

SKOR.id - Pertarungan antaraMax Verstappen (Red Bull) dan Lewis Hamilton (Mercedes) menjadi "sajian utama" Formula 1 (F1) 2021.

Keduanya bertarung sengit sepanjang musim. Bahkan, pemenang ditentukan pada lap terakhir seri pamungkas, GP Abu Dhabi, 12 November.

Verstappen, yang berhasil mengungguli HamiltonpadaF1 GP Abu Dhabi akhirnya meraih titel kampiun untuk kali pertama sepanjang kariernya.

Keberhasilannya merebut gelar juara tersebut sangat monumental karena menandai akhir dominasi Mercedes yang telah berlangsung sejak 2014.

Dikutip dari Crash , berikut tujuh momen kunci yang dianggap paling menentukan dalam perebutan gelar juara dunia F1 2021.

Kebijakan FIA

Karena pandemi Covid-19, FIA memberlakukan kebijakan pembekuan mesin. Tim kontestan menggunakan mesin yang kurang lebih sama dengan musim 2020.

Namun, karena mesin Mercedes dianggap terlalu overpowered, FIA membuat kebijakan baru tentang floor regulation dengan tujuan mengurangi downforce.

Perubahan kecil ini ternyata berdampak signifikan. Mobil-mobil dengan low-rake seperti Aston Martin dan Mercedes, mengalami kesulitan.

Di sisi lain, mobil-mobil F1 dengan high-rake seperti Red Bull dan AlphaTauri, bisa melesat di lintasan.

Blunder Lewis Hamilton di GP Azerbaijan

Hamilton ke Baku dengan modal tiga kemenangan dari lima seri perdana. Tapi, justru duo Red Bull yang tampil perkasa dan berpeluang merebut dua posisi terdepan.

Sayang, kecelakaan yang dialami Verstappen pada enam lap jelang bubar, merubah segalanya. Diawali dengan masalah ban, Verstappen pun tersingkir dari balapan.

Dengan keluarnya Verstappen, peluang Hamilton untuk memenangi balapan makin besar. Namun, dia salah menekan tombol hingga setir mobilnya terkunci.

Pembalap asal Inggris tersebut harus mengakhiri F1 GP Baku 2021 di posisi ke-15 alias gagal meraup poin yang bisa memengaruhi ranking-nya di klasemen.

Hat-trick kemenangan Max Verstappen

Verstappen menebus kegagalan di Azerbaijan dengan performa mengesankan pada tiga seri selanjutnya, yakni GP Prancis, GP Styria, dan GP Austria.

Secara berturut-turut, Verstappen menyabet pole position dan kemenangan pada tiga balapan tersebut plus dua kali catat waktu tercepat di Prancis dan Austria.

Hasil tersebut membawa Verstappen mengemas keunggulan 32 poin atas Hamilton jelang GP Inggris di Sirkuit SIlverstone.

Crash GP Inggris

Untuk pertama kali sepanjang sejarah, F1 memberlakukan format anyar yakni sprint qualifying pada GP Inggris.

Verstappen, yang memenangi sprint qualifying pertama, berhasil mengamankan pole position. Hamilton menguntit di tempat kedua.

Balapan baru berjalan satu lap saat Hamilton dan Verstappen "bersenggolan".

Verstappen akhirnya tersingkir, sedangkan Hamilton merebut kemenanganpada balapan kandangnya tersebut.

Hasil ini berhasil memangkas jarak kedua pembalap, dari 33 poin menjadi tinggal delapan poin.

Kemelut GP Hungaria

GP Hungaria adalah satu dari sedikit balapan yang tidak dimenangi oleh baik Verstappen maupun Hamilton sepanjang musim ini.

Kemelut Hungaroring diawali dengan insiden yang melibatkan tiga pembalap sekaligus, yakni Valtteri Bottas, Lando Norris, dan Sergio Perez, di tikungan pertama.

Hamilton, yang terlempar ke posisi belakang, tampil mengesankan dan merangkak ke tempat terdepan. Namun, penampilan istimewa Fernando Alonso berhasil meredam Hamilton.

Kondisi ini berhasil dimanfaatkan oleh Esteban Ocon dengan merebut kemenangan perdana sepanjang kariernya.

Duel Verstappen-Hamilton di GP Italia

Dari semua pertarungan Verstappen dan Hamilton sepanjang musim ini, tak ada yang lebih dramatis dibandingkan yang terjadi di Sirkuit Monza.

Hamilton, yang baru keluar dari pit stop, ogah memberi jalan untuk Verstappen yang tengah melaju kencang.

Tabrakan tak terhindarkan. Mobil Verstappen menyeruduk mobil Hamilton hingga terangkat, menyebabkan keduanya tersingkir prematur dari balapan.

Kebangkitan Lewis Hamilton di GP Sao Paulo

Hamilton menunjukkan kualitasnya sebagai pembalap kelas wahid di Interlagos, Brasil. Penalti demi penalti yang dijatuhkan tak menghalangi kemenangannya.

Secara mengejutkan, Hamilton finis kelima saat sprint qualifying, kendati start dari posisi 20. Ia pun mengawali balapan di posisi 10 setelah mendapat penalti.

Hebatnya, pembalap yang mendapat gelar Sir itu jadi yang pertama melintasi garis finis. sekaligusmemangkasselisih poin dengan Verstappen jadi 14 angka.

Lap terakhir GP Abu Dhabi

GP Abu Dhabi jadi momen paling menentukan dalam drama rivalitas Verstappen-Hamilton. Mengawali balapan dengan poin sama, keduanya bersaing sejak awal.

Namun, kecelakaan yang dialami Nicholas Latifi mengubah jalan balapan. Safety car pun keluar dan hanya menyisakan satu lap untuk menentukan pemenang.

Verstappen, yang sempat masuk pit untuk mengganti ban jadi tipe lunak, menang dramatis usai menikung Hamilton. Ia pun dinobatkan sebagai juara baru F1.

Drama F1 2021 Sulit untuk Difilmkan, Kata Christian Horner

Mantan Bos F1 Maklum jika Lewis Hamilton Putuskan Pensiun

&
Artikel Asli