Media Singapura Kritik Wasit Laga Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2020

Olahraga | indosport.com | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 09:57
Media Singapura Kritik Wasit Laga Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2020

INDOSPORT.COM Penonton Singapura menyoroti kinerja wasit Qasim Matar Ali Al-Hatmi yang dianggap kontroversial memimpin laga Indonesia kontra Singapura di Piala AFF 2020.

Skuat Indonesia berhasil melaju ke final Piala AFF setelah melalui laga penuh drama menghadapi Singapura pada Sabtu (25/12/21) pukul 19.30 WIB.

Pasukan Shin Tae-yong memastikan lolos ke babak final usai mencetak dua gol pada babak perpanjangan waktu dengan skor total 4-2.

Pada sisi lain, Singapura harus menyudahi kemenangan dengan delapan pemain usai tiga pemain mereka dikartu merah wasit. Mereka adalah Safuwan Baharudin, Irfan Fandi, serta kiper andalan Hassan Sunny.

Singapura bisa bertahan dengan pemain yang ada , bahkan berkesempatan untuk menang ketika mereka mendapatkan hadiah penalti di menit-menit akhir babak kedua.

Sayangnya, sepakan Faris Ramli berhasil dimentahkan kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata hingga memaksa terjadinya babak perpanjangan waktu.

Laga rollercoaster tersebut mendapatkan perhatian media Singapura, yakni Mother Ship. Dalam pemberitaan yang dimuat, beberapa penonton Singapura melayangkan kekecewaan dengan kinerja wasit saat itu.

Melansir laman Mother Ship, setidaknya ada empat keputusan Wasit Qasim Matar Ali Al-Hatmi yang dianggap oleh mereka adalah kontroversial.

Pertama, adalah kartu merah yang dilayangkan wasit kepada Safuwan Baharudin. Bek Singapura tersebut mendapatkan kartu kuning di menit ke-36.

Padahal penonton Singapura yakin, bahwa Safuwan Baharudin terlihat menekel bersih terhadap Witan Sulaeman dari Timnas Indonesia.

Kedua adalah tidak adanya penalti untuk Timnas Singapura. Pada menit ke 40, penyerang Singapura Amy Recha tampak dilanggar oleh pemain Indonesia,Rachmat Irianto di dalam kotak penalti.

Namun, wasit membuat keputusan kontroversial dengan tidak menghadiahkan tendangan penalti bagi Timnas Singapura di Piala AFF 2020.

Kontroversi ketiga adalah kartu merah yang diterima bek Irfan Fandi di babak kedua pada menit ke-67 usai menjegal lari dari Irfan Jaya.

Kontroversi keempat adalah gol Indonesia yang tidak dianggap offside. Pada menit ke-87, Pratama Arhan berhasil mencetak gol penyeimbang kedudukan menjadi 2-2.

Hakim garis tidak mengibarkan benderanya dan wasit mengesahkan gol yang dianggap penonton Singapura dalam posisi offside.

Artikel Asli