Andy Murray: Novak Djokovic Raja Australia Terbuka!

Olahraga | sindonews | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 09:03
Andy Murray: Novak Djokovic Raja Australia Terbuka!

GLASGOW - Mantan petenis nomor 1 dunia Andy Murray memuji Novak Djokovic sebagai sosok yang tidak tersentuh di Australia Terbuka. Djokovic identik dengan turnamen Grand Slam pembuka tahun itu.

Djokovic merupakan pemegang rekor gelar terbanyak Grand Slam bersama Rafael Nadal dan Roger Federer. Namun uniknya, dari 20 gelar yang dikoleksinya, sebanyak sembilan trofi diraihnya pada Australia Terbuka. Djokovic mempunyai rekor fantastis di ajang itu.

Petenis asal Serbia itu pertama kali mengangkat trofi Australia Terbuka pada 2008 saat mengalahkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga. Sekarang, dia berstatus sebagai juara bertahan usai menumbangkan Daniil Medvedev di partai puncak Australia Terbuka 2021. Bahkan, dia telah menjuarai salah satu turnamen tenis paling bergengsi itu tiga kali berturut-turut.

Karena itu, Murray berpendapat bahwa mustahil bisa mengalahkan Djokovic di sana. Selain itu, pemain berusia 34 tahun tersebut juga bisa beradaptasi dengan lapangan dengan permukaan apapun sehingga sangat sulit untuk dibungkam.

"Ketika nama Djokovic muncul, hal pertama yang terlintas dalam pikiran adalah Australia. Dia tidak tersentuh di sana," kata Murray dilansir dari Tennis World USA, Sabtu (25/12/2021).

"Itu adalah misi yang mustahil untuk mengalahkannya. Jumlah gelar yang dia miliki di sana sangat gila. Selain itu, sulit untuk bermain melawan Novak. di permukaan apa pun, karena ia menyesuaikan diri dengan sangat baik di semua permukaan," pungkasnya.

Akan tetapi, belum diketahui apakah Djokovic akan berlaga pada Australia Terbuka 2022. Pasalnya, hingga kini dia masih belum divaksin, padahal hal itu merupakan syarat utama untuk bisa masuk ke Negeri Kangguru.

Di sisi lain, Murray sudah dipastikan akan berkompetisi di turnamen yang akan digelar pada 17 hingga 30 Januari 2022 mendatang itu setelah mendapakan jatah wildcard. Alhasil, dia akan melakukan comebacknya di Australia setelah tiga tahun absen.

Artikel Asli