Singapura Hujan Kartu Merah, Garuda Susah Payah Lolos ke FInal

Olahraga | gatra.com | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 04:56
Singapura Hujan Kartu Merah, Garuda Susah Payah Lolos ke FInal

Singapura, Gatra.com- Timnas Indonesia menjalani laga leg kedua semifinal Piala AFF 2020 kontra Singapura di di National Stadium, Sabtu (25/12). Setelah pada leg pertama hanya bermain imbang 1-1, kedua tim harus mampu mendulang kemenanganan untuk lolos ke babak final.

Di awal laga, kedua kesebelasan saling menampilkan permainan yang agresif. Jalannya pertandingan pun tampak begitu sengit dan penuh emosi. Skuad Garuda mampu unggul lebih dahulu pada menit ke-11 melalui gol yang dicetak oleh Ezra Walian. Striker Persib Bandung itu mampu mengonversi umpan matang dari Witan Sulaeman menjadi gol pembuka untuk keunggulan Indonesia.

Singapura bermain dengan sepuluh pemain usai Safuwan Baharudin mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-45+2 setelah memberikan sikutan pada Rizky Ridho sesaat sebelum sepak pojok bagi Singapura dilakukan.

Hanya saja, melalui skema sepak pojok tersebut Singapura justru mampu mencetak gol penyeimbang meski telah bermain dengan 10 orang. Song Ui-young yang lolos dari pengawalan pemain Indoensia berhasil melepaskan sepakan yang tak mampu dihalau oleh Nadeo Argawinata. Skor berubah 1-1 pada menit ke-45+4. Peluit akhir babak pertama pun berbunyi setelahnya.

Di babak kedua, Shin Tae-yong menarik keluar Ezra Walian dan memasukkan Hanis Saghara Putra. Skuad Garuda tampak bermain lebih agresif dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

Indonesia nyaris saja kembali unggul atas Singapura pada menit ke-58. Hanya saja tendangan Rizky Ridho membentur mistar gawang yang dikawal oleh Hassan Sunny.

Shin Tae-yong memasukkan dua pemain sekaligus pada menit ke-63, yakni memasukkan Egy Maulana Vikri serta Irfan Jaya untuk menambah daya serang. Keduanya menggantikan Ricky Kambuaya dan Ramai Rumakiek.

Beberapa menit berselang, Indonesia mendapat peluang emas, Irfan Jaya berhasil menerima umpan terobosan dan tinggal berhadapan denga penjaga gawang. Hanya saja pemain PSS Sleman ini langsung dilanggar oleh Irfan Fandi. Wasit pun langsung mengganjarnya dengan kartu merah. Singapura akhirnya harus bermain dengan 9 orang saja pada menit ke-66.

Hanya dengan 9 pemain, Tim besutan Tatsuma Yoshida berinisiatif untuk tampil bertahan dan mengandalkan skema serangan balik. Petaka pun menimpa Indonesia, berawal dari serangan balik Singapura, Alfeandra Dewangga melakukan pelanggaran di depan kotak penalti. Wasit memberikan tendangan bebas.

Shahdan Sulaiman yang tampil sebgai eksekutor sukses membuat suporter tuan rumah bergemuruh kembali dengan golnya pada menit ke-74. Sepakan bebasnya meluncur deras ke sudut kanan atas tanpa mampu dijangkau oleh Nadeo Argawinata. Dengan hanya sembilan pemain, Singapura mampu unggul sementara dengan skor 1-2 atas skuad Garuda.

Meski babak kedua tinggal menyisakan beberapa menit, anak asuh Shin Tae-yong belum menyerah dan terus melancarkan serangan. Indonesia pun terhindar dari kekalahan pada menit ke-87 melalui gol Pratama Arhan.

Drama pada laga malam itu belum usai. Singapura berbalik menyerang. Pratama Arhan yang melakukan sapuan bola dari pemain Singapura di kotak penalti dianggap melakukan pelanggaran dari sudut pondang wasit. Singapura dihadiahi tendangan penalti.

Mujur, Nadeo menjadi penyelamat timnas usai mampu menghalau eksekusi penalti Singapura yang dilakukan oleh Faris Ramli. Skor sama kuat 2-2 untuk kedua tim masih terus bertahan hingga wasit meniup peluit berakhirnya babak kedua.

Memasuki babak perpanjangan, timnas langsung unggul cepat. Diawali dari pergerakan Egy Maulana Vikri yang mampu menembus jantung pertahanan Singapura, pemain FK Senica ini mengirimkan umpan kepada Irfan Jaya, namun Shawal Anuar yang mengawal ketat Irfan Jaya justru salah mengantisipasi bola yang dilepaskan Egy. Bola yang hendak dihalau oleh Shawal Anuar masuk ke dalam gawang sendiri. Skor berubah menjadi 3-2.

Pada menit ke-105+2, Egy Maulana Vikri mampu mencetak gol memanfatkan bola muntah hasil halauan tak sempurna Hassan Sunny. Garuda memperlebar keunggualan dengan skor 4-2.

Memasuki menit ke-118, Hassan Sunny diganjar kartu merah oleh wasit setelah menjatuhkan Irfan Jaya yang tinggal berhadapan dengan dirinya di depan kotak penalti. Kini Singapura harus bermain dengan delapan orang. Ikhsan Fandi pun berganti posisi menjadi penjaga gawang lantaran slot pergantian pemain telah habis.

Peluit panjang akhirnya dibunyikan. Indonesia menutup laga dengan kemenangan 4-2 atas Singapura. Atas raihan ini Indonesia unggul agregat 5-3 dan berhak melaju ke partai puncak Piala AFF 2020. Di final, Indonesia akan menghadapi pemenang laga antara Vietnam kontra Thailand.

Artikel Asli