Karena Alex Goncalves Tak Tahu Ada Kebijakan Potong Gaji

Olahraga | jawapos | Published at Minggu, 26 Desember 2021 - 00:00
Karena Alex Goncalves Tak Tahu Ada Kebijakan Potong Gaji

JawaPos.com- Perseteruan Alex Goncalves dengan mantan timnya, Persikabo 1973, resmi berakhir. Konflik keduanya selesai setelah PSSI, Kedutaan Besar Brasil, dan APPI turun tangan untuk menggelar mediasi.

Presiden Persikabo 1973 Bimo D.P. Wirjasoekarta mengungkapkan, dalam mediasi tersebut, Alex mengaku salah atas unggahannya di media sosial. Unggahan yang di-posting pada 29 Oktober itu menjadi titik mula perseteruan Alex dengan Persikabo 1973.

Dalam posting-an Instagram-nya tersebut, mantan pemain Persela Lamongan itu curhat bahwa gajinya di Persikabo 1973 dipotong 75 persen. Padahal, Persikabo 1973 menjalankan kebijakan itu karena merujuk SK PSSI dalam membayar gaji pemain pada masa pandemi Covid-19. Dalam SK tersebut, klub boleh membayar gaji maksimal 25 persen.

Alex mengaku tidak tahu ada kebijakan tersebut. Karena itu, Alex yang merasa dirugikan melaporkan Persikabo 1973 ke FIFA. Sementara itu, Persikabo 1973 tidak terima dilaporkan ke FIFA.

Manajemen tim berjuluk Laskar Padjadjaran itu lalu melaporkan Alex ke Polda Metro Jaya karena merasa nama baik klub dan Bimo dicemarkan lewat media sosial.

Sekarang kasusnya sudah selesai. Dia akan mencabut surat gugatannya ke FIFA. Kami juga akan mencabut laporan di Polda Metro Jaya, ucap Bimo kepada Jawa Pos kemarin.

Bimo menerangkan, dalam langkah perdamaian itu, Persikabo 1973 tidak perlu membayar gaji yang sempat dikeluhkan Alex. Sebab, sejak awal, Persikabo 1973 telah membayar gaji Alex sesuai dengan SK PSSI. Dia tidak dapat apa yang dia mau dalam posting-annya, tegas Bimo.

Dengan selesainya permasalahan itu, Alex sudah bisa meninggalkan Indonesia. Saat ini pemain berposisi striker itu akan menenangkan pikiran di Brasil.

Saya ingin kembali ke Brasil untuk berkumpul dengan keluarga. Saya pulang membawa kenangan indah dari Indonesia. Kenangan tentang keramahan rakyatnya dan gairah tinggi dari para fans sepak bola Indonesia, jelas Alex.

Artikel Asli